
Geriatri.id--Upaya pemerintah untuk mengejar target pelaksaan vaksin Covid-19 kepada lansia terus dilakukan. Meski menurut Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Reni Rondonuwu, dari total sasaran sebanyak 21,6 juta lansia masih belum bisa terpenuhi. Berdasarkan data per tanggal 30 Maret 2021 jumlah lansia yang telah disuntik vaksin baru sekitar 1,5 juta orang.
Seperti halnya di provinsi DKI Jakarta yang baru mencapai 52% lansia yang sudah tervaksin. "Sampai dengan akhir Maret 2021, lansia di DKI Jakarta masih tersisa 48% belum tervaksin," menurut Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, seperti yang dilansir Antara (03/04/2021).
Harusnya, menurut Widyastuti target vaksin untuk 911.631 lansia di DKI Jakarta bisa terpenuhi di akhir Maret 2021. Sayangnya, karena adanya hambatan seperti ketersediaan dan distribusi vaksim, target ini gagal tercapai. Padahal para lansia di DKI Jakarta sudah mendaftarkan ke kelurahan setempat.
Sama halnya dengan di daerah Sulawesi Tenggara, target vaksin untuk lansia masih belum tercapai. Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat baru 9 dari 17 kabupaten/kota di provinsi itu yang sudah melakukan program penyuntikan vaksinasi COVID-19 bagi kelompok lanjut usia.
"Baru sembilan daerah yang melakukan penyuntikan vaksinasi dosis pertama," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, seperti dilansir Antara, Sabtu (03/04). Menurutnya untuk sasaran kelompok lansia di provinsi Sultra target penyuntikan vaksin tahap kedua adalah 190.498 orang.
Sayangnya dari target itu hanya 2650 orang atau 1,39 persen yang melakukan penyuntikan vaksin. Berdasarkan data yang didapat sampai dengan 02/04, delapan kabupaten/kota masih belum melakukan penyuntikan vaksin tahap kedua. Tidak dijelaskan alasan mengapa target belum bisa terpenuhi. (Dewi Retno untuk Geriatri.id | Foto Pixabay)
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri