Apa Saja Gejala Lansia Usai Suntik Vaksin COVID-19?


Berita Lansia - Belum ada laporan soal gejala berat yang timbul pasca penyuntikan vaksin COVID-19, termasuk pada lansia. 

2021-03-24 06:30:29

Geriatri.id--Program vaksinasi Covid-19 terhadap oma opa lanjut usia (lansia) terus berjalan. Sampai sekarang, belum ada laporan soal gejala berat yang timbul pasca penyuntikan vaksin COVID-19, termasuk pada lansia. 

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, efek yang paling banyak muncul setelah vaksinasi adalah mengantuk dan lapar. Beberapa lansia lainnya mengalami kemerahan dan gatal-gatal di area bekas penyuntikan.

Sedangkan gejala yang dirasakan seluruh tubuh bisa berupa mual, muntah, atau demam. Namun, kasus tersebut sedikit terjadi.

"5,7 Juta orang (dosis 1), 2,5 juta sudah mendapat suntikan kedua. Dari kurang lebih 7 juta yang pernah mendapat suntikan, itu laporan efek sampingnya tidak ada yang serius, yang berat," ujarnya dalam podcast serba-serbi vaksinasi COVID-19 untuk lansia, Selasa (23/3/2021).

Ia menyebut, hingga kini belum ditemui efek samping berat setelah vaksinasi COVID-19. Gejala yang muncul hanyalah berupa efek samping ringan dan tergolong aman.

Nadia menjelaskan adanya kabar lansia pingsan setelah disuntik vaksin. Ia mengatakan, hal tersebut disebabkan kecemasan, bukan karena prosedur atau kandungan vaksin.

"Pada saat divaksin jadi lemas, akhirnya pucat sampai pingsan. Cukup dengan terapi minum teh manis, itu rata-rata semua sudah normal kembali," katanya.

Vaksinasi COVID-19 berada di tahap 2 menyasar tenaga kesehatan (nakes), petugas layanan publik, dan lansia.

Menanggapi proses vaksinasi COVID-19 untuk lansia yang belum bisa dilakukan secara merata di Indonesia, dr Nadia menyebut hal tersebut disebabkan ketersediaan vaksin yang terbatas. Maka itu, vaksinasi harus dilakukan secara bertahap.

Salah satunya, dengan memprioritaskan golongan lansia dalam tahap vaksinasi yang sedang berlangsung.

"Pada dasarnya semua lansia akan mendapatkan vaksinasi, harap bersabar. Mungkin nanti ada tahap berikutnya untuk mengikuti program vaksinasi ini. Pemerintah sudah menjamin semua lansia mendapatkan vaksin," ujar dr Nadia. (ymr)

Lansia,Geriatri,Vaksin,Covid-19,Siti Nadia Tarmizi,Kementerian Kesehatan,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026