Oma Opa Lansia, Waspada Tautan Googleform Palsu Sentra Vaksinasi BUMN


Berita Lansia - Oma opa lansia harus waspada karena googleform palsu, selain memberikan informasi yang tidak valid mengenai vaksin Covid-19 juga bertujuan untuk mencuri data-data pribadi pendaftar.

2021-03-15 06:33:46

Geriatri.id--Oma opa lansia diimbau untuk selalu waspada dengan berbagai berita palsu seputar vaksin Covid-19. Tak hanya kelompok lansia, semua masyarakat pun harus selalu waspada terhadap berbagai tautan yang disebar melalui media sosial karena bisa jadi merupakan upaya pencurian data pribadi.

Ketua Satgas Sentra Vaksinasi Bersama BUMN, Arya Sinulingga meminta agar masyarakat jangan terpancing untuk memberikan data pribadi atas beredarnya tautan googlefrom palsu untuk mendaftar sebagai peserta vaksin di Sentra Vaksinasi Bersama BUMN.

“Sejak awal Sentra Vaksinasi Bersama ini berdiri sangat banyak beredar berita bohong, atau hoax. Saya minta masyarakat berhati-hati. Jangan mendaftar secara online jika tidak di akun resmi Sentra Vaksinasi Bersama. Data pribadi Anda bisa dicuri pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujar Arya dikutip dari Antara, Senin (15/03/2021).

Arya menambahkan, para pendaftar yang memenuhi syarat, terutama kalangan lansia yang berusia di atas 59 tahun, memiliki KTP DKI Jakarta, dan bagi yang tidak ber-KTP DKI Jakarta harus memiliki surat keterangan domisili dari Ketua RT/RW di lingkungannya, bisa mendaftar melalui googleform resmi yang terdapat di link : instagram @sentravaksinasibersama. Setelah mendaftar, peserta akan mendapatkan jadwal dan jam kedatangan di Sentra Vaksinasi Bersama BUMN.

Tautan googleform palsu tersebut, selain memberikan informasi yang tidak valid juga bertujuan untuk mencuri data-data pribadi pendaftar.

“Kami senang dan bangga, Sentra Vaksinasi Bersama ini sudah diketahui masyarakat luas, terutama di kalangan lansia. Namun sangat disayangkan, ada orang-orang yang ingin mengacaukan dan memanfaatkan antusiasme orang untuk divaksin dengan tujuan yang tidak baik. Jadi sekali lagi hati-hati,” kata Staf Khusus Menteri BUMN tersebut.

Arya juga mengimbau kepada masyarakat agar jangan mudah percaya dengan berita bohong yang sering beredar di whatsapp, atau medsos.

Hingga hari ketujuh, Minggu (14/3), Sentra Vaksinasi Bersama yang dilaksanakan oleh Kementerian BUMN dan bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan serta Pemda DKI Jakarta, telah memvaksin sekitar 28 ribu pendaftar yang terdiri dari kalangan lansia dan pekerja pelayan publik.

Keduanya merupakan sasaran tahap kedua program vaksinasi nasional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 ribu lansia telah divaksin. (ymr | Antara)

Lansia,Berita Lansia,Vaksin,Covid-19,Sentra Vaksinasi BUMN,Arya Sinulingga ,Geriatri,Hoax,merawat lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026