Oma Opa Lansia Bisa Ikut Vaksin 3-in-1 di BSD


Berita Lansia - Kemenkes bersama Grab dan Good Doctor meluncurkan Grab Vaccine Center dengan pendekatan 3-in-1 yang mencakup jalur drive-thru kendaraan roda empat dan roda dua serta walk-in di kawasan ICE, BSD, Tangerang Selatan untuk lansia.

2021-03-14 07:17:02

Geriatri.id--Program vaksinasi terhadap lanjut usia (lansia) terus berjalan di berbagai tempat dengan menawarkan kemudahan dan kenyamanan. Oma opa dapat daftar vaksin covid-19 di mobil, motor atau jalan kaki.

Proses pendaftaran melalui tiga cara ituah disebut 3-in-1 yang diluncurkan  Kementerian Kesehatan bersama Grab dan Good Doctor di kawasan ICE, BSD, Tangerang Selatan.

Pusat vaksin ini menyasar lansia dan pekerja sektor publik di bidang transportasi di Tangerang Selatan yang menjadi bagian dari Program Vaksinasi Nasional Tahap 2. Pelaksanaan vaksinasi nantinya dilakukan di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan. Pusat vaksin ini diperkirakan dapat memberikan vaksin kepada 5.000 orang dalam dua hari.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin  mengatakan 10 persen dari populasi Indonesia merupakan lansia dan lebih dari 50 persen orang yang meninggal karena COVID-19 berusia lebih dari 60 tahun. Oleh karena itu, pemerintah berusaha memberikan perlindungan kepada mereka yang rentan terpapar dengan virus ini menjadi prioritas. 

“Kami mengapresiasi Grab dan Good Doctor atas komitmen berkelanjutan mereka untuk mendukung Program Vaksinasi Nasional melalui Grab Vaccine Center. Pusat vaksin dengan pendekatan 3-in-1 yang dipelopori oleh Grab dan Good Doctor menawarkan kemudahan dan efisiensi sistem vaksinasi yang aman dan cepat,” kata Budi dalam sambutan di peresmian Grab Vaccine Center di Provinsi Banten.  

 Budi mengatakan pemerintah tidak mungkin bisa melakukan program (vaksinasi) ini secara eksklusif tetapi harus secara inklusif. Budi meyakini, apabila semua komponen bangsa bisa membangun gerakan sembari memanfaatkan modal sosial yang dimiliki maka target vaksinasi 181,5 juta rakyat Indonesia bisa selesai dalam waktu satu tahun.

Pada Januari dan Februari, vaksin COVID-19 yang tersedia di Indonesia sekitar 3 juta dosis, kemudian meningkat menjadi rata-rata 10 juta dosis vaksin pada bulan Maret dan April.

Nantinya, pada Mei dan Juni ketersediaan vaksin kembali meningkat menjadi 20 juta sehingga hingga Juni, Indonesia mendapatkan 70 juta-80 juta dosis vaksin atau 24 persen dari total kebutuhan vaksin.

Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan, inovasi yang dilakukan perusahaannya menggandeng Good Doctor Technology Indonesia dan pemerintah menjadi yang pertama kali di dunia, karena memanfaatkan teknologi 3-in-1. 

"Ini peresmian Grab Vaccine Center pendekatan teknologi 3-in-1 pertama di dunia. Ini sebuah inovasi. Ada metode drive thru empat roda, dua roda dan walk-in. Semua melakukan pendaftaran melalui sistem terlebih dulu, dengan teknologi sehingga akan ada pra registrasi yang lebih clean, cepat. Inovasi, desain proses dan pelaksanaannya diinisasi anak-anak muda Indonesia," kata dia.

Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana, mengaku siap melakukan ekspansi layanan vaksinasi ini lebih luas lagi yakni 10-12 kota berikutnya (setelah Bali dan Tangerang Selatan) sehinga target pemerintah bisa melakukan vaksinasi 1 juta per hari bisa terwujud.

Kemudian, khusus di kawasan Banten, ada inovasi tambahan layanan yang disediakan yakni screening gratis, mengingat banyaknya kasus tunda atau batal karena lansia tidak memenuhi syarat vaksinasi seperti ada komorbid misalnya hipertensi yang belum terkontrol.

Nantinya, melalui aplikasi akan diberikan 10 pertanyaan sesuai kaidah Kementerian Kesehatan sehingga angka kasus batal atau tunda vaksinasi bisa diminimalisasi. "Kami berharap dalam dua hari bisa melebihi target (5000 vaksinasi) kalau bisa 10 ribu mengapa tidak, kekebalan kelompok di Tangerang Selatan bisa terwujud," kata Danu.

Pelayanan vaksinasi itu merupakan kelanjutan dari kemitraan Kementerian Kesehatan dengan Grab and Good Doctor menjalankan pusat vaksin pertama di Indonesia dan Asia Tenggara dengan layanan drive-thru dan walk-in di Bali pada 27 Februari 2021. (ymr) 

*Foto dok Grab

Lansia,Vaksin,Vaksin Lansia,Daftar Vaksin Lansia,Kementerian Kesehatan,Budi Gunadi Sadikin,Grab,Covid-19,lansia sehat ,lansia bahagia,lansia online,geriatri,merawat lansia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026