
Geriatri.id--Saat akan mencoba memulai berkebun, oma opa lansia selain tekad yang kuat untuk membiasakan aktivitas yang baik, hal penting lainnya adalah menentukan tanaman yang akan ditanam di kebun. Pilihan ini bisa disesuaikan dengan kondisi tanah, kelembaban, serta akses cahaya matahari di tempat tanaman akan tumbuh agar perawatannya bisa dimaksimalkan.
Supaya opa dan oma lansia bisa lebih bersiap dalam mengembangkan tanaman yang cocok untuk ditanam di kebun, ada baiknya mengamati terlebih dahulu berbagai jenis tanaman yang memungkinkan. Berikut kami siapkan ulasan dari program Lansia Online Geriatri Sabtu (27/02) bersama founder Panuli Garden, Muhammad Syaiful Rohman atau Gus Iful.
(#LansiaOnline merupakan program yang digelar geriatri.id yang mengulas berbagai tema terkait lansia bersama para ahli yang dapat disaksikan di Facebook dan YouTube gratis. Oma opa bisa bergabung dengan grup WA Geriatri dengan menghubungi 08111379101 atau klik https://s.id/WAGeriatri)
Tipe Tanaman
Golongan tanaman holtikultura (sayur-sayuran) meliputi berbagai tanaman sayur, tanaman buah, tanaman hias, pertamanan, dan tanaman obat-obatan (herbal). Tipe tanaman holtikultura pada dasarnya berlaku untuk semua jenis tanaman yang tumbuh tahunan, sekita dua tahunan (biennial), maupun annual. Namun, umumnya berupa tanaman annual yang hanya tumbuh di musim tertentu.
Jenis tanaman yang bisa ditanam
Sayuran: Selada, sawi, pakchoi, tomat, wortel, asparagus, brokoli, terong, paprika, timun
Herbal dan rempah: Bawang merah, bawang putih, bawang daun, rimpang, seledri, dan berbagai macam cabai
Buah: Melon, semangka, stroberi, tomat
Tanaman hias: krisan, gerbera, anggrek, kaladium, kaktus, dan sebagainya
Jenis tanaman yang bisa Oma dan Opa lansia budidayakan secara organik di antaranya ada timun Jepang dan lokal, tomat, kubis-kubisan, lettuce, stroberi, serta tanaman hias. Selain itu, masing-masing tanaman memiliki prospek serta proses produksi yang berbeda, seperti pada ulasan berikut:
Produksi Sayuran dan Buah
Penggunaannya lebih efisien
Karena tanaman dirawat secara organik, hasil sayur dan buah memiliki kualitas yang lebih tinggi
Tanaman yang ditanam secara organik tidak akan tercemar pestisida, limbah, dan kotoran yang merugikan.
Tersedia segar saat diperlukan sehingga bisa mengonsumsi hasil panen seolah memiliki supermarket sendiri
Satu hal yang perlu diingat ketika melakukan penanaman sayur dan buah dalam skala besar adalah persaingan dengan produk sejenis dari pertanian tradisional yang harganya lebih murah.
Produksi Tanaman Hias
Budidaya tanaman hias memiliki prospek yang baik dan potensial untuk diri sendiri, disebarkan pada sekitar, atau diperjualbelikan
Wadah berupa pot khusus hidroponik
Media yang digunakan bisa berupa pasir, pecahan batu apung, atau kerikil sintetis
Kendala dalam budidaya tanaman hias skala besar hampir serupa dengan penanaman sayur dan buah yaitu dari persaingan produk sejenis yang berasal dari pertanian tradisional.
Salah satu peluang yang baik untuk ditekuni adalah mengembangkan pertanaman karena belum diusahakan secara skala besar di Indonesia. Umumnya pertanaman menggunakan kultur kerikil, dan pemberian larutan hara dan air memiliki dua opsi yang bisa disesuaikan.
Pemberian larutan hara dan air dengan sistem sirkulasi membutuhkan tangki penampung larutan hara, jaringan pipa penyalur, dan pompa. Sedangkan sistem tanpa sirkulasi memerlukan indikator ketinggian larutan.
Oma dan Opa lansia bisa menggunakan media tanam hidroponik yang beragam misalnya dengan rockwool, perlit, clay granular, sekam yang dipadatkan, sekam yang dipadatkan dan dipotong-potong, campuran berbagai macam bahan organik, vermikulit, serta sabut kelapa dan pelet.
Jika Oma dan Opa merasa kesulitan dalam memperoleh media tanam hidroponik, jangan khawatir karena media tanah pun tetap bisa digunakan. Seperti yang dipaparkan oleh Gus Iful sebagai founder dari Panuli Garden “Pada prinsipnya semua tanaman baik sayuran dan bauh-buahan bisa ditanam di mana saja.” (Vania Nurmalita untuk Geriatri.id | Foto pixabay)
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri