Atur Penggunaan Gadget pada Lansia Agar Tidak Merusak Mata


Berita Lansia - Ada teknik yang dapat membantu agar pemakaian gadget jangan sampai merusak mata lansia. Teknik itu disebut Rule 20 20 20.

2021-02-14 07:54:40

Geriatri.id--Masa pandemi Covid-19 ini membuat hampir semua orang menghabiskan waktu di rumah, termasuk oma opa kelompok lanjut usia (lansia). Komunikasi dan interaksi sangat terbatas sehingga penggunaan gadget, telepon, dan laptop meningkat di semua kalangan, anak-anak hingga lansia. 

Screen time menjadi meningkat pada usia muda dan tua sehingga menjadi perhatian dokter mata,” kata dr. Astrianda Suryono Sp.M(k), dokter Spesialis Mata RS Cipto Mangunkusumo dalam tayangan YouTube, Alzheimer Indonesia.

Screen time adalah waktu yang digunakan untuk menggunakan smartphone, komputer, atau menonton televisi. Pemakaian gagdet yang berlebih dapat mengakibatkan berbagai masalah pada mata pada lansia, seperti mata kering atau dry eye

Dry eye adalah keringnya permukaan kornea dan konjungtiva. Dry eye berkaitan dengan fungsi air mata dan kelopak mata. Pada saat oma opa keasyikan dengan gadget atau terlalu terkonsentrasi dengan screen, maka refleks mengedip pada mata menjadi menurun.

Ketika refleks mengedip turun, mata tidak terbasahi dengan baik. “Akan jadi masalah kalau terlalu kering sehingga rentan terkena infeksi, iritasi, dan rasa tidak nyaman,” kata Astrianda.

Untuk itu, Astrianda mengatakan ada teknik yang dapat membantu agar pemakaian gadget jangan sampai merusak mata. Teknik itu disebut Rule 20 20 20. Caranya, setelah 20 menit melihat layar, istirahatkan mata selama 20 detik untuk melihat benda atau objek sejauh 20 kaki (6 meter)

Semua objek yang terlihat di gadget adalah aktivitas penglihatan dekat sehingga menggunakan otot mata yang sangat halus. Kalau digunakan terlalu lama dan terus menerus, bisa menyebabkan mata lelah. “Dengan memberlakukan rules ini, mata bisa ada waktu untuk beristirahat, mengedip, dan otot di mata menjadi relaks,” ujar Astrianda.***  (ymr)

 

Lansia,Astrianda Suryono,Mata,RSCM,Covid-19,geriatri,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,berita lansia,merawat lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026