Kembali
×
Dua Permainan Ini Bisa Kurangi Risiko Demensia
27 Juni 2019 23:45 WIB

Geriatri.id - Board Game Scrabble dan Teka Teki Silang (TTS) sangat disarankan untuk lansia yang ingin mengurangi risiko penurunan kognitif seperti demensia dan Alzheimer. 

Scrabble merupakan board game permainan kata yang bisa dimainkan dua atau empat orang.

Pemain berlomba mencetak poin dengan menyusun balok huruf di papan menjadi sebuah kata berdasarkan kamus standar. 

Sebuah studi yang dilakukan Rush Alzheimers Disease Center mengkonfirmasi meluangkan waktu secara rutin untuk bermain papan dan puzzle akan mendorong stimulasi mental yang dapat meningkatkan fungsi memori, kapasitas berbahasa, rentang perhatian, dan kemampuan spasial. 

Hasil studi tersebut menunjukkan berkurangnya risiko penyakit Alzheimer hingga 47 persen pada orang-orang yang sering melakukan aktivitas olah otak semacam ini.

Selain dapat menjadi terapi bagi penderita Alzheimer dan Demensia, bermain Board Game Scrabble juga akan memengaruhi endorphin sehingga meningkatkan kebahagiaan.

Selama bermain, pemain menunjukkan empati, kasih sayang, dan kepercayaan kepada orang lain.  

Sebuah studi juga mengatakan Board Game Scrabble dapat melatih neuron otak dan menjaganya tetap tajam karena pada dasarnya permainan klasik ini untuk mengasah kecerdasan otak.

Pemain dirangsang mengingat banyak kata dalam waktu relatif singkat sehingga bisa meningkatkan ingatan seseorang.

Selain Board Game Scrabble, TTS dapat mengurangi risiko demensia dan Alzheimer.


Berbagai penelitian telah membuktikan lansia yang rutin mengerjakan teka-teki silang atau melakukan permainan asah otak lainnya lebih rendah risikonya mengalami kerusakan otak dan gangguan memori dibanding mereka yang tidak pernah atau jarang bermain TTS.

Dari sisi kesehatan mental, mengisi TTS berdampak positif pada emosi karena membantu mengurangi stres.

Studi ilmiah juga telah membuktikan aktivitas yang mengasah kemampuan kognitif seperti teka-teki silang efektif dalam mengurangi kecemasan dibandingkan aktivitas lain seperti menonton televisi atau berbelanja.

Dopamin yang dikeluarkan saat berhasil mengerjakan teka-teki silang akan membuat lansia merasa lebih nyaman dan suasana hati lebih baik.

Tak hanya itu TTS juga memiliki manfaat sosial karena bisa dikerjakan bersama-sama.

Hal ini dapat meningkatkan kemampuan kolaborasi dan kerja sama, meningkatkan kemampuan berpikir serta berkomunikasi.

Bila diterapkan pada lansia akan membuat diri mereka merasa diterima dan bernilai kembali.***(rif)

Artikel Lainnya
Artikel
02 Februari 2026 10:09 WIB
Artikel
02 Februari 2026 07:10 WIB
Artikel
31 Januari 2026 08:23 WIB
Tags
scrabble game
TTS
lansia
geriatri
demensia
Alzheimer