Bila kita sering memperhatikan artikel-artikel kesehatan lansia, maka akan jamak sekali penggunaan kata 'aktif bergerak' sebagai hal yang perlu didisiplinkan pada lansia.
Padahal, sebagaimana yang kita ketahui bersama, biasanya pada usia lanjut lansia akan cenderung memiliki beberapa keterbatasan, termasuk dalam hal mobilitas gerak.
Menurut Center for Disease Control and Prevention, Amerika Serikat, bergerak aktif pada lansia memiliki manfaat untuk mencegah dan memperlambat terjadinya risiko penyakit pada lansia.
Selain itu, dengan membiasakan tetap bergerak, lansia lebih memiliki kecenderungan untuk dapat hidup secara mandiri—melakukan berbagai kegiatan dan kebutuhan sendiri—di akhir usia mereka.
Adapun manfaat lain secara lebih terperinci dari bergerak bagi lansia yaitu sebagai berikut:
Sebagai sarana dalam menjaga kekuatan tubuh
Olahraga, jika dilakukan sesuai takaran dan benar, dapat menjaga kekuatan serta keseimbangan tubuh.
Lansia yang rajin melakukan berolahraga ataupun gerakan lain secara teratur akan merasakan dampak positif, yaitu massa otot yang lebih terbentuk dan kuat untuk membantu menopang tubuh dan gerakan sehari-hari.
Selain itu, lansia yang aktif bergerak juga cenderung lebih tidak mudah terkena osteoporosis atau pengeroposan tulang yang umum terjadi di usia lanjut.
Menjaga kemampuan kognitif
Meskipun terkesan dua hal yang sangat berbeda, aktivitas fisik yang ‘aktif’ pada usia lanjut ternyata memiliki manfaat dalam menjaga kemampuan kognitif dari otak lansia.
Banyak penelitian membuktikan bahwa semakin aktif seseorang berkegiatan, semakin baik pula kemampuan kognitifnya.
Mencegah risiko berbagai penyakit
Selain untuk menjaga kebugaran, lansia yang aktif juga cenderung terhindar dari obesitas, atau kelebihan berat badan, yang mana merupakan modal untuk terjauhkan dari berbagai macam penyakit.
Selain itu, menurut penelitian, lansia yang tidak berolahraga ataupun menjalani gaya hidup pasif akan cenderung lebih mudah terkena beragam penyakit seperti diabetes melitus, stroke, hipertensi, kanker, dan lain-lain.
Membantu menstabilkan kondisi psikologis
Selain membantu menjaga kesehatan fisik lansia, bergerak aktif dan berolahraga juga memiliki manfaat dalam menjaga kestabilan psikologis lansia.
Dengan aktif melakukan olahraga dan mempraktekkan gaya hidup aktif, lansia dapat memperoleh manfaat seperti mood yang cenderung lebih baik, terhindar dari risiko depresi, kecemasan, serta kesejahteraan psikologis yang lebih terjamin.