
Geriatri.id--Banyak kelompok lanjut usia (lansia) yang membatasi kegiatannya ketika era pandemi Covid-19 ini, termasuk berenang. Misalnya, anggota grup #LansiaOnline yang dikelola Geriatri.id mengaku tidak pernah menjalani hobi berenang sejak pandemi.
Bagi yang memiliki kolam pribadi barangkali tak ambil pusing. Tapi mereka yang harus menggunakan kolam publik, tentu ada rasa was-was risiko penularan virus mengingat spot ini termasuk ruang publik.
Jadi, oma opa sebaiknya menghindari dulu berenang di ruang publik.
Untuk menjaga agar minat hobi berenang tidak luntur, oma opa juga dapat mempelajari teori berenang. Bagaimana tips latihan dasarnya? Nah, Geriatri.id menggelar webinar bertajuk “Renang Sehat dan Ceria Bagi Lansia” pada Minggu (31/1/2021) jam 16.00 WIB.
Webinar ini akan menghadirkan pelatih renang Ir. Karida Sumarno.
Webinar ini gratis dan dapat disaksikan langsung di laman Facebook (https://s.id/FBRenangSehat) dan YouTube (https://s.id/YTRenangSehat)
Virus Covid-19 dan Air
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan tak ada bukti virus corona menyebar dari orang ke orang melalui air.
CDC juga meyakinkan, klorin dan bromin yang mendisinfeksi kolam renang dan suhu panas tak memungkinkan virus penyebab Covid-19 itu aktif.
Pernyataan itu sejalan dengan konsensus para ahli yang menyatakan kemungkinan virus corona di ruang terbuka lebih kecil dibandingkan di ruang tertutup (indoor). Tapi bukan berarti tidak ada.
Dengan begitu mestinya tak jadi masalah ketika aktivitas berenang dilakukan di kolam pribadi. Tapi bagaimana dengan berenang di kolam renang publik di masa pandemi ini?
Para ahli tetap mewanti, siapa pun yang melakukan kegiatan di luar ruangan termasuk berenang di kolam renang publik wajib mematuhi protokol kesehatan.
Mulai dari menjaga jarak, memastikan kebersihan tangan, mendisinfeksi permukaan dan wajib memakai masker.
Dikutip dari laporan New York Times, ahli menjelaskan bahwa yang berbahaya bukan dalam air melainkan justru di luar air, di area kolam yang merupakan ruang publik dan ramai orang.
"Tidak ada hubungan risiko penularan dengan air laut atau terutama pada air kolam. Virus itu tidak ditularkan melalui air," terang Dr Ebb Lautenbach, Kepala Penyakit Menular di University of Pennsylvania's Perelman School of Medicine.
"Klorin dan bromin yang ada di kolam, menonaktifkan virus dan membuatnya bahkan memiliki risiko lebih rendah di air."
Risiko penularan virus corona di kolam renang publik lebih tepatnya berasal dari orang-orang yang berkunjung ke sana. Misalnya di dalam ruangan seperti ruang ganti kolam renang yang ramai atau kafe di dalam ruangan.
Aturan Berenang Selama Pandemi
Di masa pandemi Covid-19 ini, sebaiknya dihindari dahulu berenang di kolam renang publik.
Beberapa aturan yang wajib diketahui dan dipatuhi oleh calon pengunjung kolam renang publik pernah dijabarkan Anggota Tim Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19, dr. Reisa Broto Asmoro, yaitu:
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri