Bagaimana Lansia Berenang Ketika Pandemi Covid-19?


Berita Lansia - Bagaimana tips latihan dasar berenang? Geriatri.id menggelar webinar  bertajuk “Renang Sehat dan Ceria Bagi Lansia” pada Minggu (31/1/2021) jam 16.00 WIB.

2021-01-30 17:00:24

Geriatri.id--Banyak kelompok lanjut usia (lansia) yang membatasi kegiatannya ketika era pandemi Covid-19 ini, termasuk berenang. Misalnya, anggota grup #LansiaOnline yang dikelola Geriatri.id mengaku tidak pernah menjalani hobi berenang sejak pandemi.

Bagi yang memiliki kolam pribadi barangkali tak ambil pusing. Tapi mereka yang harus menggunakan kolam publik, tentu ada rasa was-was risiko penularan virus mengingat spot ini termasuk ruang publik.

Jadi, oma opa sebaiknya menghindari dulu berenang di ruang publik.

Untuk menjaga agar minat hobi berenang tidak luntur, oma opa juga dapat mempelajari teori berenang. Bagaimana tips latihan dasarnya? Nah, Geriatri.id menggelar webinar  bertajuk “Renang Sehat dan Ceria Bagi Lansia” pada Minggu (31/1/2021) jam 16.00 WIB.

Webinar ini akan menghadirkan pelatih renang Ir. Karida Sumarno.

Webinar ini gratis dan dapat disaksikan langsung di laman Facebook (https://s.id/FBRenangSehat) dan YouTube (https://s.id/YTRenangSehat)

Virus Covid-19 dan Air

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan tak ada bukti virus corona menyebar dari orang ke orang melalui air.

CDC juga meyakinkan, klorin dan bromin yang mendisinfeksi kolam renang dan suhu panas tak memungkinkan virus penyebab Covid-19 itu aktif.

Pernyataan itu sejalan dengan konsensus para ahli yang menyatakan kemungkinan virus corona di ruang terbuka lebih kecil dibandingkan di ruang tertutup (indoor). Tapi bukan berarti tidak ada.

Dengan begitu mestinya tak jadi masalah ketika aktivitas berenang dilakukan di kolam pribadi. Tapi bagaimana dengan berenang di kolam renang publik di masa pandemi ini?


Para ahli tetap mewanti, siapa pun yang melakukan kegiatan di luar ruangan termasuk berenang di kolam renang publik wajib mematuhi protokol kesehatan.

Mulai dari menjaga jarak, memastikan kebersihan tangan, mendisinfeksi permukaan dan wajib memakai masker.

Dikutip dari laporan New York Times, ahli menjelaskan bahwa yang berbahaya bukan dalam air melainkan justru di luar air, di area kolam yang merupakan ruang publik dan ramai orang.

"Tidak ada hubungan risiko penularan dengan air laut atau terutama pada air kolam. Virus itu tidak ditularkan melalui air," terang Dr Ebb Lautenbach, Kepala Penyakit Menular di University of Pennsylvania's Perelman School of Medicine.

"Klorin dan bromin yang ada di kolam, menonaktifkan virus dan membuatnya bahkan memiliki risiko lebih rendah di air."

Risiko penularan virus corona di kolam renang publik lebih tepatnya berasal dari orang-orang yang berkunjung ke sana. Misalnya di dalam ruangan seperti ruang ganti kolam renang yang ramai atau kafe di dalam ruangan.

Aturan Berenang Selama Pandemi

Di masa pandemi Covid-19 ini, sebaiknya dihindari dahulu berenang di kolam renang publik.

Beberapa aturan yang wajib diketahui dan dipatuhi oleh calon pengunjung kolam renang publik pernah dijabarkan Anggota Tim Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19, dr. Reisa Broto Asmoro, yaitu:


  • Air kolam memakai disinfektan dengan klorin 1-10 ppm atau bromin 3-8 ppm, sehingga pH air mencapai 7,2-8. 
  • Ini dilakukan setiap harinya dan hasilnya diinformasikan di papan informasi agar dapat diketahui pengunjung.
  • Pembersih dan disinfektan diberikan ke seluruh permukaan di sekitar kolam renang, seperti tempat duduk, lantai, dan sebagainya.
  • Jarak aman antar pengunjung harus dijaga saat di ruang ganti.
  • Pengguna kolam renang harus berada dalam keadaan sehat dan wajib mengisi formulir self-assessment risiko COVID-19. Jika hasilnya termasuk risiko tinggi, maka orang tersebut tidak boleh berenang.
  • Jumlah pengunjung dibatasi sehingga bisa jaga jarak.
  • Pengunjung wajib menggunakan peralatan pribadi, seperti handuk, kacamata renang, peralatan mandi, dan sebagainya.
  • Pengunjung wajib menggunakan masker sebelum dan sesudah berenang.
  • Pengunjung wajib melakukan pengecekan suhu sebelum masuk ke area kolam renang.
  • Setiap fasilitas kolam renang publik diwajibkan menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. (ymr)

Lansia,Berenang,Covid-19,Lansia Online,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,berita lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026