Studi: Facebook Bantu Lansia Atasi Kesepian


Berita Lansia - Studi baru dari Universitas Penn State Amerika Serikat, bekerja sama dengan Universitas Kookmin University Korea Selatan, menunjukkan bahwa jejaring sosial membantu lansia mendapatkan kepercayaan diri dan meningkatkan kesejahteraan.

2021-01-29 06:24:38

Geriatri.id--Kelompok lanjut usia (lansia) sangat rentan mengalami kesepian, apalagi di tengah pandemi covid-19 sekarang ini. Berbagai cara dapat mengusir rasa kesepian lansia, di antaranya berselancar di jejaring sosial seperti Facebook.

Studi baru dari Universitas Penn State Amerika Serikat, bekerja sama dengan Universitas Kookmin University Korea Selatan, menunjukkan bahwa jejaring sosial membantu lansia mendapatkan kepercayaan diri dan meningkatkan kesejahteraan, sambil membantu memerangi isolasi sosial. Studi ini diterbitkan dalam jurnal Health Communication.

Para peneliti melakukan analisis konten dan survei online terhadap sekitar 202 pengguna Facebook yang berusia di atas 60 tahun. Peneliti mempelajari data tentang konten yang diterbitkan oleh peserta selama periode satu tahun dengan persetujuan mereka. Peneliti jugamengukur perasaan psikologis, seperti kesejahteraan subjektif, kesenangan, dan otonomi melalui survei online. 

(Baca juga: 10 Lansia Selebgram Dunia)

Penelitian menemukan bahwa peserta yang memposting lebih banyak gambar ke Facebook merasa lebih kompeten, yang secara umum mengarah pada tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi secara signifikan. Mereka yang berkomentar lebih sering dan menerima lebih banyak tanggapan terhadap postingan cenderung memiliki perasaan keterkaitan dan hubungan yang lebih besar dengan orang lain. Terakhir, menyesuaikan profil mereka memberi pengguna lebih dari 60 rasa otonomi saat berada di situs. 

Para peneliti juga menemukan bahwa penggunaan Facebook secara keseluruhan dikaitkan dengan penurunan kesejahteraan di antara para peserta. Temuan ini mengarahkan para ilmuwan untuk mempertimbangkan bahwa lansia mungkin ingin lebih fokus pada kegiatan tertentu agar bermanfaat bagi kesehatan mental mereka, sambil membantu mereka merasa kurang terisolasi, terutama karena pandemi membuat interaksi sosial dunia nyata menjadi lebih sulit.

"Sebagian besar penelitian media sosial di luar sana berfokus pada orang yang lebih muda karena mereka cenderung menjadi pengguna utama teknologi tersebut, tetapi orang dewasa yang lebih tua juga menjadi lebih terbiasa dengan teknologi dan lebih banyak menggunakan media sosial. Jadi, penelitian ini diharapkan menawarkan orang dewasa yang lebih tua. cara menggunakan media sosial untuk meningkatkan kesehatan mental positif mereka, " kata penulis utama Eun Hwa Jung.

(Baca juga: Banyak Lansia Belanja Online Sejak Pandemi COVID-19)

Penelitian juga menunjukkan bahwa pengembang dapat berkontribusi untuk meningkatkan "hubungan sosial" dari individu yang paling terisolasi selama periode jarak sosial. Penelitian lebih lanjut mungkin berguna dalam menentukan apakah temuan serupa berlaku untuk situs media sosial lainnya. (ymr)

*Foto Pixabay

Lansia,Kesepian,Covid-19,Penelitian,geriatri,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026