Lansia Inggris Diprioritaskan Vaksin COVID-19 


Berita Lansia - Ahli Epidemiologi UI mengaku heran dengan kelompok usia prioritas vaksin Covid-19 yang ditetapkan pemerintah. Menurut dia, seharusnya lansia yang diprioritaskan.

2020-12-09 09:06:46

Geriatri.id--Inggris memulai vaksinasi massal Covid-19 pada Selasa (8/12/2020). Lansia dan para pekerja di panti jompo ditempatkan pada urutan teratas daftar prioritas, disusul orang di atas 80 tahun serta staf kesehatan dan perawatan sosial.

Sekitar empat juta orang dijadwalkan akan divaksin pada akhir bulan ini. Margaret Keenan, nenek 90 tahun ini menjadi pertama di dunia yang menerima suntikan vaksin COVID-19 dari Pfizer/BioNTech. Inggris menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui penggunaan vaksin virus corona Pfizer/BioNTech secara luas.

Menteri Kesehatan Matt Hancock mengatakan vaksinasi merupakan penghormatan atas upaya ilimah dan kemanusiaan serta kerja keras banyak orang. "Hari ini menandai dimulainya langkah memerangi musuh bersama, virus corona," kata Hancock dikutip BBC. 

Hancock mengatakan vaksinasi ini merupakan tugas dengan "tantangan logistik begitu besar", termasuk menyimpan vaksin pada suhu -70C serta perlunya satu orang mendapat dua dosis dengan dosis kedua setelah 21 hari.

Paket vaksin virus corona hasil kolaborasi perusahaan farmasi Pfizer-BioNTech tiba di Inggris, Kamis (03/12). Vaksin ini diproduksi di Belgia dan dikirim melalui Terowongan Channel, sebuah jalur kereta bawah air yang menghubungkan Prancis dan Inggris.

Otoritas Inggris menempatkan vaksin ini di pusat penyimpanan yang mereka rahasiakan. Vaksin ini akan didistribusikan ke berbagai rumah sakit di seluruh Inggris yang menjadi pusat program vaksinasi. Pemerintah Inggris memesan 40 juta dosis vaksin. Jumlah itu diperkirakan cukup untuk 20 juta orang.

Istana Buckingham menolak untuk mengomentari spekulasi bahwa Ratu Elizabeth II yang berusia 94 tahun dan suaminya yang berusia 99 tahun, Pangeran Philip, akan segera divaksinasi dan kemudian dipublikasikan.

"Tujuan kami adalah sepenuhnya untuk melindungi setiap anggota populasi, Yang Mulia, tentu saja, juga," kata June Raine, kepala eksekutif Badan Pengatur Obat dan Produk Kesehatan Inggris yang mengesahkan vaksin tersebut kepada BBC.

Vaksin di Indonesia

Vaksin Corona tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12/2020). Ada 1,2 juta vaksin COVID-19 yang langsung dibawa ke Kantor Pusat Bio Farma di Bandung, Jawa Barat. Sebelumnya pemerintah sudah menetapkan enam vaksin COVID-19 yang ditetapkan untuk dipakai di Indonesia.

Vaksin Corona pertama di Indonesia merupakan buatan Sinovac Biotech. Perusahaan Sinovac BioTech adalah farmasi China yang mengembangkan vaksin COVID-19 mereka bernama CoronaVac.

Pemerintah Indonesia mulai melakukan penyediaan vaksin Covid-19. Para tenaga medis pun mendapat prioritas untuk divaksinasi terlebih dahulu. Kemudian pekerja dalam rentang usia 18 sampai 59 tahun.

Ahli Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) dr. Syahrizal Syarif mengaku heran dengan kelompok usia prioritas vaksin Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Indonesia.

Padahal menurut dr. Syahrizal, kelompok usia yang harus diutamakan dalam vaksinasi Covid-19 adalah kalangan lansia. Hal ini sesuai dengan basis data penanganan pandemi Covid-19 sejak Maret hingga Desember 2020.

"Di Indonesia ini sudah jelas sekali, bahwa 70 persen kelompok usia yang meninggal akibat Covid-19 yakni usia 45 ke atas (lansia). Kelompok usia 45 tahun ke atas umumnya meninggal dunia dengan Covid-19 karena penyakit penyerta (komorbid)," jelasnya saat On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Selasa 8 Desember 2020.

Syahrizal menjelaskan, tujuan utama program vaksinasi adalah menekan angka kematian. Selain itu, program vaksinasi bertujuan untuk membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) kepada kelompok usia paling rentan terkena dampak paling buruk dalam masa pandemi.

Penetapan kelompok usia prioritas vaksin ini pun dinilai bertentangan dengan anjuran World Health Organization (WHO) yang meminta kalangan lansia yang diutamakan dalam vaksinasi Covid-19. (ymr)

*Foto Pixabay

lansia,vaksin,covid19,Sinovac,geriatri,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026