
Geriatri.id--Kelompok lanjut usia (lansia) dan orang dengan penyakit penyerta termasuk berisiko tinggi ketika terpapar Covid-19. Untuk itu, oma dan opa harus menjaga protokol kesehatan dan mengenali gejala infeksi Covid19 pada lansia.
Seseorang yang terinfeksi virus akan menunjukkan gejala dalam 1-14 hari sejak terpapar virus. Gejala umumnya adalah demam, rasa lelah, dan batuk kering.
Gejala yang muncul pada pasien positif Covid19 beragam. Selain gejala umum, lansia dan pengidap penyakit penyerta perlu mewaspadai 3 gejala, yaitu nafsu makan tiba-tiba hilang, terjadi perubahan perilaku yang tidak biasa, serta kehilangan kesadaran. Apabila ada gejala itu, segera hubungi tenaga kesehatan.
Dilansir lama Satgas Covid19, sebagian besar orang hanya akan mengalami gejala ringan, namun di kasus-kasus yang tertentu, infeksi dapat menyebabkan pnemonia dan kesulitan bernapas.
Pada sebagian kecil kasus, infeksi virus corona bisa berakibat fatal. Orang lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung atau diabetes kemungkinan mengalami sakit lebih serius.
Karena gejala-gejalanya mirip flu biasa, maka perlu dilakukan tes untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi virus corona. Tes tersedia di rumah sakit-rumah sakit rujukan bagi orang yang mengalami gejala-gejala atas dasar perintah dokter.
Kunci pencegahan virus corona (COVID-19): Sering suci tangan pakai sabun dan air mengalir, hindari menyentuh muka, jauhi orang yang menunjukkan gejala (demam, batuk kering, kelelahan), bila batuk atau bersin: tutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu yang dibuang langsung ke tempat sampah tertutup setelah dipakai. (ymr)
*Foto Pixabay
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri