Vaksin Covid-19 Oxford-AstraZeneca Diklaim Aman Bagi Lansia


Berita Lansia - Beberapa perusahaan pengembang vaksin Covid-19 telah menjalin komunikasi untuk membicarakan uji klinis di Indonesia.

2020-11-20 06:52:22

Geriatri.id--Kabar gembira oma dan opa. Vaksin Covid-19 yang dikembangkan Universitas Oxford dan AstraZeneca berhasil menciptakan respons kekebalan pada orang dewasa dan lansia. Selama ini, kebanyakan vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan rencananya diberikan kepada mereka yang berusia 18-54 tahun.

Hasil penelitian tim Oxford itu dipublikasikan di jurnal kesehatan The Lancet. Dalam uji klinis tahap kedua ini melibatkan 560 orang dewasa yang sehat, termasuk 240 orang yang berusia di atas 70 tahun. Hasilnya vaksin itu aman dan menghasilkan respons kekebalan yang serupa dengan mereka yang berusia 18-55 tahun.

“Lansia termasuk kelompok yang memiliki risiko tinggi ketika terpapar COVID-19, oleh karena itu sangat penting untuk mengembangkan vaksin yang aman bagi lansia,” tulis tim peneliti dalam jurnal itu.

Hasil awal itu menunjukkan bahwa vaksin memicu apa yang dikenal sebagai "respons cell-T" dalam 14 hari sejak dosis pertama, dan respons antibodi dalam 28 hari setelah dosis penguat. Para ilmuwan memperkirakan respons cell-T berperan dalam kekebalan jangka panjang terhadap virus.

Para penulis memberikan beberapa batasan pada penelitian mereka, termasuk peserta dalam kelompok usia tertua memiliki usia rata-rata 73 hingga 74 tahun dan hampir semua peserta berkulit putih dan bukan perokok.

Di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengaku bahwa tiga perusahaan pengembang vaksin Covid-19: Pfizer, AstraZeneca, dan Sputnik, telah menyampaikan rencana mereka untuk melakukan uji klinis di Indonesia.

Kepala BPOM, Penny Lukito mengatakan beberapa perusahaan pengembang vaksin Covid-19 telah menjalin komunikasi untuk membicarakan uji klinis di Indonesia.

Penny mengatakan, perusahaan-perusahaan itu mencari mitra industri farmasi yang ada di Indonesia.

"Kalau untuk diimpor harus mendapatkan izin penggunaan. Masih belum izin edar. Nanti datanya sudah lengkap uji klinisnya akan mendapatkan izin edar,"  kata Penny dalam Konferensi Pers Pengawalan BPOM terhadap Vaksin COVID-19 secara virtual, Kamis (19/11/2020). (ymr)

*Foto Pixabay

lansia,geriatri,vaksin,covid19,berita lansia,lansia sehat,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026