Hari Diabetes Sedunia, Ayo Jaga Selalu Kadar Gula Darah Kita


Berita Lansia - Tahukah Opa Oma bahwa setiap tanggal 14 November diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia (World Diabetes Day). Peringatan khusus ini dibuat sejak 1991 karena penderitanya terus meningkat.

2020-11-14 20:53:05

Geriatri.id - Tahukah Opa Oma kalau tanggal 14 November setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Diabetes Sedunia (World Diabetes Day). Peringatan khusus ini dibuat sejak 1991 karena penderitanya terus meningkat.

Data terkini menunjukkan, sebanyak 422 juta penduduk dunia memiliki diabetes dan 1,6 juta kasus kematian di dunia setiap tahunnya disebabkan oleh penyakit gula darah tinggi ini.

Menurut data Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2018, Indonesia juga menempati urutan keenam di dunia dengan sekitar sekitar 10,3 juta orang  usia 20-79 tahun penderita diabetes setelah Tiongkok, India, Amerika Serikat, Brasil dan Meksiko.

Dikutip dari situs resmi organisasi kesehatan dunia (WHO), tema Hari Diabetes Sedunia tahun (2020) ini adalah “Perawat dan Diabetes”.

Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang peran penting perawat dalam mendukung orang yang hidup dengan diabetes.

Kalangan perawat saat ini mencakup lebih dari setengah angkatan kerja kesehatan global.

Mereka melakukan pekerjaan luar biasa untuk mendukung orang yang hidup dengan berbagai masalah kesehatan.

Orang yang hidup dengan diabetes atau berisiko terkena kondisi tersebut membutuhkan dukungan mereka juga.

Diabetes merupakan salah satu penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan naiknya gula darah yang seiring waktu dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh lain seperti jantung, pembuluh darah, mata, ginjal dan serabut saraf.

Diabetes dibagi menjadi dua tipe yaitu tipe 1, di mana pankreas memproduksi sedikit atau bahkan tidak ada hormon insulin (hormon untuk mengolah glukosa dari karbohidrat).

Tipe ini disebakan oleh faktor genetik atau keturunan.


Sementara diabetes tipe 2, yang banyak ditemui pada masyarakat saat ini, merupakan keadaan di mana produksi insulin dari pankreas tidak cukup untuk mengolah karbohidrat dan glukosa yang masuk ke dalam tubuh, sehingga terjadi resistensi terhadap insulin pada tubuh pasien.

Tipe ini disebabkan karena pola gaya hidup yang kurang baik.

Beberapa gejala khas diabetes yang sering ditemui adalah poliuri (banyak buang air kecil), polidipsi (rasa haus terus menerus), dan polifagi (rasa lapar terus menerus).

Gejala-gejala tersebut bisa diikuti dengan penurunan berat badan yang drastis, muncul garis kehitaman di leher, gatal atau kesemutan di kedua tangan dan kaki, dan atau gejala lainnya.

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko untuk terkena diabetes melitus terutama tipe 2 yang sering ditemui antara lain obesitas, penyakit kardiovaskular lain yang mendasari, kadar lemak darah yang tidak terkontrol, aktivitas fisik yang kurang, dan gaya hidup sedentary (tidak banyak gerak).

Hal ini dapat dicegah dengan perubahan pola hidup (kurangi makanan berlemak jenuh, makanan dengan indeks glikemik tinggi), aktivitas fisik (olahraga intensitas ringan sedang minimal 30 menit, 5x seminggu), atau bahkan dengan menggunakan obat-obatan supaya gula darah tetap terkontrol.

Sayangnya, sampai saat ini diabetes tidak dapat disembuhkan, melainkan hanya dapat dicegah dan dikendalikan.

Oleh karena itu, penerapan gaya hidup yang baik diperlukan supaya tidak terkena diabetes. Penyesuaian gaya hidup setiap individu berbeda-beda, jika Opa Oma merasa memiliki gejala atau di keluarga ada yang memiliki riwayat diabetes sebelumnya, segera lakukan pemeriksaan ke dokter dan dapatkan penanganan yang lebih awal juga.

 

* Penulis: dr. Janice Emmanuela

diabetes,lansia,berita lansia,lansia sehat,lansia bahagia,geriatri,merawat lansia,lansia online,lansia diabetes

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026