Pentingnya Olahraga Bagi Lansia di Masa Pandemi


Berita Lansia - Di satu sisi lansia cukup berisiko tinggi untuk terkena Covid 19. Di sisi lain kalau misalnya terlalu protektif lansia tidak boleh kemana-mana di rumah saja maka akan membuat otot lansia menjadi lemah dan lebih kaku.

2020-11-12 14:40:52

Geriatri.id--Pandemi Covid 19, bukan menjadi halangan bagi oma dan opa untuk melakukan aktivitas atau berolahraga. Kelompok lanjut usia (lansia) dapat mematuhi pembatasan sosial berskala besar dan melakukan olahraga. Caranya, ikuti olahraga dengan instruktur virtual, misalnya melalui YouTube.

Olahraga bisa menjaga kesehatan tubuh agar tetap segar, sehat serta menjaga imunitas tubuh. Sekarang ini, banyak yang mengurangi kegiatan olahraga, terutama luar ruangan, karena khawatir terpapar virus Covid 19. Apalagi di kalangan lanjut usia (lansia), yang disebut-sebut memiliki risiko lebih tinggi apabila terpapar virus ini.

"Kalau bicara tentang lansia pada saat Covid 19 pandemi ini tuh seperti dua mata pisau ya. Di satu sisi lansia cukup berisiko tinggi untuk terkena Covid 19. Di sisi lain kalau misalnya terlalu protektif lansia tidak boleh kemana-mana di rumah saja maka akan membuat otot lansia menjadi lemah dan lebih kaku," kata Dr A Andi Kurniawan Sp.KO, Spesialis Kedokteran Olahraga dalam chanel Youtube Satgas Penanganan Covid 19, Kamis (12/11/2020).

Lansia memang berisiko tinggi apabila terpapar Covid,19, tetapi jika tidak bergerak tulangnya akan jadi lebih keropos dan ototnya menjadi lebih lemah.  "Olahraga bisa menghindarkan atau mencegah dari penyakit jantung atau menurunkan penyakit jantung," kata dia. 

Pandemi Covid 19 itu tentu saja bukan disikapi dengan terus berdiam diri selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Ada banyak cara untuk tetap berolahraga di rumah, misalnya senam bersama melalui Internet.

Berita Lansia:

LANSIA ONLINE, Kelas Kesehatan dari Rumah

Bila Lansia Sakit, Begini Cara Tepat Merawatnya

3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan

Dr Andi mencontohkan, Perhimpunan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) itu ada senam virtual osteoporosis. "Setiap Selasa, Kamis dan Sabtu jam 8 pagi dan 9 pagi di Youtube channelnya Parwatusi pusat," katanya.

Oma dan opa juga bisa melakukan olahraga atau aktivitas sendiri. Olahraga  itu bisa berupa kegiatan yang banyak menggunakan kekuatan otot-otot, terutama otot penyangga tubuh. Kalau di rumah, bisa menggunakan tali karet atau beban yang ringan, sambil menggerakkan tangan dan kaki, sendi-sendi agar tidak kaku dan tetap lentur. 

Olahraga seperti apa yang disarankan selama masa pandemi? dr. Ika Fitriana, Sp.PD Staf Geriatri, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM memberikan tiga gambaran olahraga selama pandemi ini:

1. Sebenarnya boleh jalan-jalan, tapi lihat lingkungan ya, kalau bisa seputar rumah saja dan pakai masker. kalau suasana sepi, bisa menjaga jarak, tidak apa-apa kita berjalan seputar rumah, awalnya mungkin 100 meter, nanti dteruskan lagi. kalau di rumah saja pun bisa dengan jalan di tempat sambil mendengarkan lagu atau nonton tivi.

2. Mengangkat botol aqua kecil yang isinya 300 cc menggunakan kedua tangan, gantian tangan kanan dan kiri. sambil nonton juga bisa lho.

3. Aktivitas fisik lain yang sederhana bisa senam, yang dianjurkan adalah senam osteoporosis, senam stretching, kalau senam yang ada lompat-lompat sudah tidak terlalu dianjurkan kecuali sudah diperiksa dokter.  Sambil berjemur bisa juga lansia melakukan senam.*** (ymr)

Video Lansia:

 

lansia,covid19,geriatri,olahraga lansia,lansia sehat,lansia bahagia,berita lansia,merawat lansia,lansia online

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026