Yuk Mengenal Apa Itu Frailty


Berita Lansia - Ada lima kriteria kondisi lansia yang menunjukkan adanya frailty

2020-09-25 11:00:36

Geriatri.id - Frailty atau kerapuhan pada lansia dapat membahayakan kehidupan lansia. Pada kasus Covid-19 misalnya, lansia dengan kondisi frailty lebih rentan terinfeksi Covid-19 dan mengalami perburukan kondisi akibat penyakit tersebut.

"Frailty merupakan kondisi orang usia lanjut yang dicirikan dengan meningkatnya kerentanan terhadap stressor, sehingga mudah mengalami kejadian yang tidak diharapkan, seperti mudah sakit, mudah jatuh dan sebagainya," kata Dr. dr. Nina Kemala Sari, Sp.PD, K-Ger, MPH, kepada geriatri.id, menyambut pelaksanaan Temu Ilmiah Geriatri (TIG) 2020, yang juga akan membahas mengenai 'frailty'.  

Bagaimana mengetahui apakah seorang lansia mengalami frailty atau tidak? dr. Nina menjelaskan, ada lima kriteria kondisi lansia yang menunjukkan adanya frailty pada lansia.

Pertama, terjadi penurunan berat badan yang tidak diharapkan, yaitu penurunan berat badan sebanyak 5 persen dari berat badan pada tahun lalu.

"Orang yang terlalu kurus atau terlalu gemuk juga berisiko lebih tinggi mengalami kerapuhan. Kekurangan berbagai jenis vitamin juga meningkatkan risiko frailty," ujarnya.

Kedua, kondisi mudah lelah, dimana kelelahan terjadi hanya untuk melakukan kegiatan ringan. 

Ketiga, berkurangnya kekuatan genggaman tangan.

Keempat, kecepatan berjalan melambat.

Kelima, aktivitas fisik rendah, lebih banyak duduk, tidak seaktif orang lain.

"Lansia bisa disebut mengalami frailty, jika terdapat minimal 3 dari kriteria tesebut. Bila ada satu atau dua kriteria yang terpenuhi, maka lansia disebut mengalami pre-frailty atau menuju rapu. Jika tidak ada kriteria tersebut sama sekali, maka bisa disebut sebagai lansia bugar," pungkasnya. (mag)

*) Dr. dr. Nina Kemala Sari, Sp.PD, K-Ger, MPH juga akan membahas masalah frailty di acara Temu Ilmiah Geriatri (TIG) 2020, sesi kedua, di hari Minggu 4 Oktober 2020, pukul 12.30.

foto: ilustrasi lansia mengalami kerapuhan (maxpixel) 

lansia,lansia sehat,merawat lansia,geriatri,frailty,tig 2020,temu ilmiah geriatri,dr nina,berita lansia,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Cara Penggunaan Tongkat agar Tetap Seimbang

Jangan Diabaikan, Ini 7 Tanda Lansia Kekurangan Protein

Apa yang Harus Dilaksanakan Sebelum Caregiver Memulai Tugasnya

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026