
Geriatri.id - Frailty atau kerentaan pada usia lanjut wajib diwaspadai. Sebab, frailty dapat menyebabkan disabilitas dan dampak kesehatan buruk lain pada orang usia lanjut, seperti masuknya lansia ke dalam perawatan rumah sakit, dan kualitas hidup lansia yang menurun.
Meski demikian, frailty sebenarnya dapat dicegah. Ketua Panitia Temu Ilmiah Geriatri (TIG) 2020 dr. Noto Dwimartutie, Sp.PD, K-Ger, mengatakan, kerentaan atau frailty dapat dicegah antara lain dengan mencegah timbulnya berbagai penyakit. "Kemudian juga menjaga asupan nutrisi yang adekuat, serta menjalankan pola hidup sehat dimana di antaranya adalah melakukan latihan jasmani sesuai kondisi tubuh," ujar dr. Tuti--panggilan akrabnya--kepada geriatri.id.
Jika sudah terjadi, bisakah kondisi frailty diperbaiki? dr. Tuti mengatakan, orang berusia lanjut yang sudah mengalami frailty atau sudah renta, dapat diperbaiki atau tingkatkan kondisi kesehatannya sehingga tetap menjadi fit.
Caranya antara lain adalah dengan mempertahankan atau meningkatkan asupan makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, zat gizi yang adekuat, mengkonsumsi cairan yang cukup, melakukan latihan jasmani sesuai kondisi tubuh dan jangan lupa menjaga agar lansia tidak jatuh.
"Tentunya juga penting mencegah berbagai penyakit yang belum ada atau dialami lansia yang mengalami kerentaan atau frailty," pungkasnya. (mag)
foto: lansia berolahraga (flickr)
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri