
Geriatri.id - Salah seorang pembaca geriatri.id dengan akun email: tetirubii@gmail.com, bertanya tentang penyakit yang dialami ibunya. Berikut pertanyaannya:
"Selamat pagi, ibu saya saat ini berusia 63 tahun sudah 7 tahun terakhir beliau rutin menjalani pengobatan untuk parkinson.
Saat ini mulai ada keluhan di lututnya terutama ketika bangun dari duduk dan juga berdiri. Saya coba konsul dengan dokter syaraf yang menangani beliau, dokternya hanya menyarankan mengoleskan cream ke lututnya.
Saya pun coba ikuti namun kata ibu saya begitu hangat dari cream hilang, ya sudah kembali sakit lagi. Apakah untuk ibu saya memerlukan suplemen lain untuk sendinya?
Saya kepikiran untuk memberikan suplemen tetapi dengan kondisi beliau sehari minum obat 3 kali dan setiap minum obatnya sekitar 3 butir, saya agak takut jadi berlebihan dalam konsumsi obatnya.
Karena ya balik itu tadi dokter syarafnya tidak merekomendasikan apa-apa dan untuk usia seperti ini jika ingin meminum susu harus susu dengan kandungan seperti apa? Karena untuk makan Alhamdulillah nafsu makannya masih baik saya mencoba untuk membaca review untuk lansia rata rata susunya berfungsi sebagai penambah nafsu makan terima kasih.
Jawaban
dr. Dina Aprilia Ariestine, M. Ked (PD), SpPD-KGer*)
Dari penjelasan ibu, kemungkinan besar Oma mengalami penyakit osteoarthritis (OA). Penyakit ini merupakan penyakit sendi degeneratif yang berhubungan dengan kerusakan rawan sendi yang sering dialami usia lanjut.
Prevalensi penyakit ini di sendi lutut cukup tinggi. Pasien osteoarthritis lutut biasanya mengeluh nyeri di lutut sewaktu melakukan aktifitas atau jika ada pembebanan pada sendi yang terkena.
Pada kerusakan sendi yang berat, pasien dapat merasakan nyeri yang terus menerus sehingga menganggu aktivitas pasien. Usia, kegemukan, faktor genetik dan jenis kelamin adalah beberapa dari faktor risiko dari penyakit osteoarthritis ini.
Pengobatan OA pada umumnya untuk mengurangi gejala, misalnya dengan menurunkan berat badan, melakukan exercise, intervensi fisioterapi dan pemberian obat-obatan (obat makan atau oles) untuk mengurangi nyeri serta obat untuk menjaga atau merangsang perbaikan rawan sendi.
Pemberian obat-obat nyeri sebaiknya harus sangat berhati-hati, obat diberikan dengan efek samping minimal dan pemakaiannya sederhana.
Perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter untuk menentukan tingkat keparahan, sehingga dapat dilanjutkan dengan metoda pengobatan yang sesuai dengan kondisi pasien.
Karena Oma juga menderita penyakit Parkinson, sebaiknya memang perlu dievaluasi kembali semua obat-obatan yang digunakan termasuk suplemen.
Karena pada usia lanjut yang dapat mengalami beberapa penyakit, kemungkinan besar pasien mengalami polifarmasi (penggunaan beberapa obat secara bersamaan oleh pasien untuk satu atau lebih kondisi medis).
Kondisi ini kadang membuat pasien/caregiver kebingungan mengenai waktu dan cara pemberian obat.
Untuk nutrisi sebaiknya dilakukan pemeriksaan tinggi badan dan berat badan Oma untuk selanjutnya kita lakukan pemeriksaan status gizi Ibu.
Apabila tidak didapatkan masalah, saya tidak menyarankan susu sebagai tambahan. Terimakasih.
*) dr. Dina Aprilia Ariestine, M. Ked (PD), SpPD-KGer adalah staf Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam di RSUP H. Adam Malik dan RSU USU, Medan.
foto: ilustrasi penanganan radang sendi (flickr)
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri