Pendidikan Berbasis Asrama Harus Waspada Covid


Berita Lansia - Karena kalau ada satu orang saja yang terpapar maka potensi terpapar yang lain pun sangat tinggi.

2020-07-13 13:49:49

Geriatri.id--Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo meminta agar pendidikan berbasis asrama termasuk pesantren hati-hati terhadap bahaya pandemi virus Corona (COVID-19).

"Kepada semua boarding school termasuk pesantren, untuk hati-hati, sekali lagi hati-hati dalam menyelenggarakan kegiatan pendidikan berbasis asrama, karena kalau ada satu orang saja yang terpapar maka potensi terpapar yang lain pun sangat tinggi," kata Doni dalam jumpa pers yang disiarkan langsung di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/7/2020).

Doni menyampaikan keterangan pers usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Jokowi terkait penanganan pandemi COVID-19. Dalam ratas itu menurut Doni Presiden juga mengingatkan pesantren agar hati-hati menyelenggarakan kegiatan pendidikan.

Kegiatan belajar dan mengajar secara tatap muka hari ini, Senin 13/7/2020 mulai dilaksanakan di 104 kabupaten/kota zona hijau. Proses belajar mengajar itu harus tetap mengikuti protokol kesehatan. 

Doni mengatakan bahwa Presiden Jokowi meminta seluruh jajarannya terus menekan kasus penambahan positif Corona. Sosialiasi akan terus dilakukan secara masif dan efektif dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat.

Sosialisasi ke depan akan melibatkan kearifan lokal tiap daerah agar lebih mudah diterima. Tidak hanya itu, tokoh masyarakat dan khususnya para ulama juga diminta ambil bagian karena ada di masyarakat ada isu yang dihembuskan bahwa virus Corona ini hanyalah konspirasi.

"Korban jiwa di tanah air ini sudah melampaui angka 3.500 bahkan di dunia sudah melampaui angka 550 ribu jiwa. Jadi ini nyata, ini fakta," kata Doni.

"Oleh karenanya semua pihak harus betul-betul memahami ini, menyampaikan pesan-pesan bahwa COVID ini ibaratnya, mohon maaf, ibaratnya malaikat penyabut nyawa bagi mereka yang rentan," katanya.

Kelompok yang rentan terhadap virus Corona adalah lansia dan mereka yang memilki penyakit penyerta (komorbid) seperti hipertensi, diabet, jantung, ginjal, kanker, asma, TBC, dan penyakit lainnya.***(ymr)

*Foto ilustrasi sekolah, Pixabay.

lansia,geriatri,merawat lansia,lansia sehat,lansia bahagia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026