Jelang Lebaran, Lansia Sebaiknya Hindari Belanja


Lansia - Satu cara untuk membantu lansia kita adalah meminimalkan paparan mereka terhadap toko dan tempat-tempat umum

2020-05-19 03:23:57

Geriatri.id - Lansia merupakan kelompok yang paling rentan terhadap Covid-19, salah satunya karena memiliki risiko lebih tinggi menderita komplikasi akibat virus. Karena itu, banyak keluarga yang khawatir dalam menjaga lansia tetap sehat selama masa pandemi Covid-19.

Pakar kesehatan dari Klinik Cleveland Ronan Factora, M.D., mengatakan, salah satu cara untuk membantu lansia kita adalah meminimalkan paparan mereka terhadap toko dan tempat-tempat umum. "Apakah itu akan mendapatkan bahan makanan, mendapatkan obat, datang untuk membantu dengan hal-hal kecil; kita harus tetap memastikan bahwa kita berusaha memenuhi kebutuhan mereka sebanyak mungkin," ujarnya, dalam siaran pers yang dikeluarkan Klinik Cleveland, Senin (18/5).

Dalam konteks di Indonesia, apalagi menjelang hari raya Idul Fitri ini, saran tersebut bisa berarti, menghindarkan lansia dari pergi berbelanja berbagai kebutuhan lebaran. Saran itu juga berarti upaya agar anak-anak atau cucu lansia, tidak melakukan kontak atau interaksi selama lebaran terhadap lansia, jika kondisi badan tidak sehat.

"Orang muda perlu ekstra hati-hati, terutama jika mereka merasa tidak enak badan, dengan menjaga jarak dari teman dan kerabat yang lebih tua," kata Factora.

Dia mengatakan, mereka yang memiliki beberapa generasi anggota keluarga yang tinggal di rumah yang sama harus sangat waspada dengan jarak sosial. Penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak mungkin dapat menularkan virus Covid-19 ke kerabat yang lebih tua, bahkan jika mereka sendiri tidak mengalami gejala apa pun.

Untuk manula yang membutuhkan perawatan dan bantuan ekstra, Factora mengatakan, yang terbaik adalah memiliki satu pengasuh yang berdedikasi. Juga, miliki rencana cadangan, jika pengasuh yang ditunjuk sakit.

"Manfaatkan orang yang Anda kenal, apakah itu anggota keluarga lain, teman lain, atau organisasi lain. Ini benar-benar saat ketika masyarakat harus berkumpul untuk mendukung mereka yang benar-benar paling berisiko," katanya. 

"Kita dapat melakukan banyak hal, sebagai komunitas, untuk mendukung individu-individu itu dan tidak membuat mereka merasa begitu terisolasi," tambah Factora.

Penting juga untuk tetap berhubungan dengan anggota keluarga dan teman yang lebih tua, untuk mencegah mereka merasa terisolasi atau kesepian. Buat titik untuk terhubung dengan mereka secara teratur, baik melalui telepon atau secara virtual, untuk memastikan mereka baik-baik saja.

"Itu selalu merupakan ide yang baik untuk melihat bagaimana orang itu melakukan, dan ingat Anda masih dapat menghubungi dokter orang itu jika Anda perlu," kata Factora. 

"Terutama jika Anda melihat depresi yang memburuk atau jika ada masalah lain yang benar-benar muncul dan semakin buruk, maka orang yang menjaga kontak dengan mereka dapat bertindak sebagai penghubung," tegasnya (mag)

Ilustrasi: lansia belanja (flickr)

lansia,lansia sehat,merawat lansia,geriatri,covid 19,lansia bahagia,berita lansia,lansia online

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026