Tips Atasi Kecemasan pada Lansia Saat COVID-19 Mengancam


Berita Lansia - Jadikan lansia tangguh, yaitu lansia yang sehat secara fisik, sosial, mental, aktif, produktif, serta mandiri.

2020-05-15 04:35:45

Geriatri.id - Pandemi COVID-19 telah membuat banyak orang mengalami perasaan cemas, termasuk lansia. Apalagi, lansia memiliki risiko lebih tinggi apabila terinfeksi virus COVID-19.

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengeluarkan panduan bertajuk psikosomatis pada lansia menghadapi COVID-19 seperti dilansir laman covid19.go.id.

Penyakit psikosomatis berasal dari stress emosional dan bermanifestasi dalam tubuh sebagai rasa sakit fisik dan gejala lainnya. Ketika stress, kita akan mengalami psikosomatis sehingga akhirnya merasa bingung, seperti merasa sesak, padahal mungkin hanya karena cemas.

“Bangun keluarga berkualitas dengan merajut kasih sayang dan perhatian kepada lansia. Lansia bahagia bila dalam anggota keluarga saling melayani, merawat dan melindungi. Maka jadikan lansia tangguh, yaitu lansia yang sehat secara fisik, sosial, mental, aktif, produktif, serta mandiri,” kata Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo, SpOG.

Berikut 8 tips menghadapi kecemasan pada lansia di tengah pandemi COVID-19 dari BKKBN.

  1. Tidak perlu menangkal perasaan cemas. Perasaan cemas tidak akan membantu mengelola stress, mengingat perasaan cemas bersifat alami atau hal yang wajar. Kecemasan membantu untuk bersiap dan merasa lebih aman, tetapi jangan berlebihan. Berdoa dan beribadah merupakan salah satu cara penguatan dimensi spiritual pada lansia.
  2. Jangan hanya fokus pada informasi negatif. Pastikan lansia memperhatikan informasi positif tentang COVID-19. Beri tahu lansia tentang pengalaman orang-orang yang pulih. Baca juga: Pasien COVID-19 Tertua di Dunia Sembuh).
  3. Batasi koneksi dengan media sosial. Lansia sebaiknya hanya menerima informasi dari Kementerian Kesehatan, WHO, ahli epidemologi kesehatan masyarakat yang terpercaya. Infokan perkembangan COVID-19 melalui situs resmi pemerintah Indonesia https://www.covid19.go.id
  4. Tetap aktif bergerak. Olahraga yoga dasar dapat menenangkan pikiran lansia. Lakukan senam ringan sambil berjemur atau bermeditasi di pagi hari. Jalan-jalan di pekarangan rumah sangat bermanfaat bagi fisik dan mental lansia.
  5. Makan makanan yang seimbang dan tepat waktu. Jaga pola tidur dengan durasi 7-8 jam per hari. Jaga pola makan dengan menu dan nutrisi seimbang yang mengandung vitamin C, E, Zinc, serta minum multivitamin.
  6. Tetap rileks. Luangkan waktu untuk beristirahat, bersantai, dan menenangkan diri. Lakukan teknik pernapasan sederhana untuk mengatur napas dan memperbaiki suasana hati. Mendengarkan musik, mendengarkan kicauan burung atau sesuatu yang membuat rileks.
  7. Melakukan kegiatan menyenangkan di rumah. Membaca, melukis, bermain catur, menyulam, menjahit, memainkan dan mendengarkan musik,serta menyanyi. Melatih memori ringan. Mengurus tanaman, memberi makan ikan, dan menikmati hijau di sekitar rumah sambil berjemur pada pagi hari.
  8. Tetap berhubungan dengan keluarga dan teman. Membatasi interaksi langsung. Komunikasi via telepon, email, media sosial atau konferensi video dapat membantu lansia mengatasi kecemasan.*** (ymr)

Foto: covid19.go.id

Video Lansia:

lansia,geriatri,virus corona,bkkbn,lansia sehat,lansia bahagia,merawat lansia,berita lansia,lansia online,tips lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026