Kiat Praktis Merawat Lansia dengan Demensia Selama Pandemi Covid-19


Berita Lansia - Lansia penderita demensia mungkin lupa untuk mengikuti langkah-langkah kesehatan

2020-05-14 17:29:52

Geriatri.id - Kebijakan Physical dan Social Distancing (menjaga jarak fisik dan sosial) merupakan tantangan tersendiri bagi lansia yang hidup dengan demensia dan pengasuh mereka. Dokter spesialis geriatri yang juga peneliti di University of British Columbia Kanada, memberikan beberapa tips terkait kiat-kiat praktis bagi mereka yang merawat lansia dengan demensia selama wabah Covid-19.

Seperti dikutip www.med.ubc.ca, dr. Fok mengatakan, demensia, dengan sendirinya, tidak meningkatkan risiko tertular COVID-19. Namun, penderita demensia mungkin lupa untuk mengikuti langkah-langkah kesehatan masyarakat yang direkomendasikan, seperti sering mencuci tangan atau berlatih menjaga jarak fisik, yang dapat meningkatkan risiko mereka.

Lantas apa cara terbaik untuk mengingatkan lansia dengan demensia tentang tindakan kesehatan masyarakat yang berlaku? Menurut Fok, sementara lansia dengan demensia mungkin menyadari COVID-19, mereka lebih cenderung lupa untuk mengikuti langkah-langkah kesehatan masyarakat yang direkomendasikan. 

"Jika Anda pengasuh, penting untuk sering memberi pengingat. Panggil untuk mengingatkan mereka untuk 'tinggal di rumah sehingga Anda tidak sakit'," katanya. Atau letakkan catatan tempel di lemari es yang akan mendorong mereka untuk 'mencuci tangan'. "Jaga agar pesan konsisten, jelas dan sederhana," ujarnya.

Anggota keluarga saya menderita demensia dan saya memeriksanya dua kali sehari. Haruskah saya berhenti mengunjungi mereka selama wabah? Fok menilai, sangat penting untuk mempertahankan kontak dengan anggota keluarga yang hidup dengan demensia. Idealnya, ini dapat dilakukan melalui telepon atau Skype, FaceTime atau Zoom. 

"Namun, pada praktiknya, hal ini tidak selalu memungkinkan, karena penderita demensia sering mengandalkan anggota keluarga untuk mengelola tugas-tugas dasar," ujarnya.

Jika Anda harus mengunjungi seseorang dengan demensia untuk mengantarkan barang belanjaan atau check-in, ingatlah untuk mencuci tangan dengan saksama sebelum dan setelah mengunjungi, pertimbangkan untuk mengenakan masker wajah selama kunjungan. Pertahankan jarak fisik sejauh dua meter jika memungkinkan, pertahankan kunjungan singkat dan jangan akan mengunjungi jika Anda merasa sakit.

Bagi lansia yang hidup dengan demensia yang tidak nyaman dengan teknologi, apa sajakah cara lain untuk tetap terhubung selama waktu ini? Keluarga bisa memikikrkan cara-cara kreatif untuk tetap terhubung. Kembali ke dasar: melakukan panggilan telepon, menulis surat atau kartu dengan tangan, atau mengirim foto. 

"Anak-anak juga dapat terlibat dengan menggambar atau menulis kartu. Jika senior tinggal di fasilitas perawatan jangka panjang, tim perawatan juga dapat membantu dengan saran tentang memfasilitasi koneksi ini," jelas Mark Fok. (mag)

foto: ilustrasi merawat lansia (pixabay)

lansia,merawat lansia,lansia sehat,geriatri,demensia,covid 19,lansia bahagia,berita lansia,lansia online

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026