
Geriatri.id--Motivator dan Pakar Marketing, Tung Desem Waringin, berbagi kiat sembuh dari virus korona (covid-19). Tung Desem menjadi pasien dalam pengawasan COVID-19 sejak 23 Maret 2020 sehingga sempat menulis surat wasiat untuk istrinya.
Ketika terinfeksi COVID-19, Tung Desem kesulitan bernafas, dadanya sesak, dan menggigil sehingga masuk rumah sakit pada 30 Maret 2020. Kondisi itu diperburuk setelah ia melihat hasil foto rontgen paru-parunya yang memutih pertanda tak baik.
Dalam kondisi seperti itu, muncul keinginan dari Tung Desem untuk memperbaiki mental lebih dahulu. Pria 52 tahun ini mencoba membangun mental positif.
Tung Desem menerapkan teknik pernapasan khusus bernama Wim Hof. Pernafasan Wim Hof adalah terapi yang dilakukan untuk mengambil oksigen dan mengeluarkan karbondioksida.
Kemampuan mengontrol napas dapat membantu seseorang untuk mengurangi stres dan meningkatkan fungsi tertentu di dalam tubuh termasuk meningkatkan respon imun.
"Pernapasan Win Hof. Karena kalau covid-19 itu paru-paru enggak bisa nyedot oksigen. (Justru) Wim Hof itu oksigen tinggi," ujar Tung Desem dalam diskusi bertajuk 'Kondisi Psikologis untuk Sukseskan Gerakan Kurva Landai' di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Minggu, 10 Mei 2020.
Tung Desem juga bercerita mengenai upayanya dalam menerapkan holistik dengan menerapkan pola menata hati. Dengan suasana hati yang damai, tidak resah, dan bahagia, Tung Desem percaya dapat membantu menjaga sistem imunitas tubuh.
"Saya bernyanyi dengan gerakan di rumah sakit. Saya mengajak dokternya bernyanyi, ajak dokter joget. Saya kemudian kirim kepada begitu banyaknya orang melalui voice note ini," ujar Tung Desem.
Tung Desem juga menghindari berita-berita negatif. Caranya dengan menghindari membaca berita negatif melalui media sosial.
Selama dirawat, Tung Desem justru memanfaatkan media sosial untuk mencari sumber lawak atau humor. Hal ini guna membangkitkan keceriaan dan tawa serta tidak terpuruk dalam kesedihan karena terjangkit covid-19.
Ia meminta agar mereka yang tengah berjuang melawan covid-19 untuk memiliki harapan sehat. Sekaligus membantu memberikan semangat kepada orang lain yang mungkin lebih menderita.
"Percaya badai pasti berlalu. Jangan fokus ke diri anda, fokus bantu orang lain. Karena ada yang lebih menderita dari kita, semangat dan bangkit lagi," ucap Tung Desem.
Tak hanya itu, Tung Desem juga melakukan kebiasaan minum air putih hangat sebanyak-banyaknya, termasuk saat diinfus. Dengan meminum air putih, Tung Desem mengaku merasakan kondisi tubuh yang prima.
"Tolong deh tetap minum pada waktu malam harinya tetap 30 cc di kali per kg berat badan anda. Kalau berat badan 50 ya 1,5 liter berat badan 100 ya 3 liter. Air hangat itu sangat membantu, kita jauh lebih sehat," ujar Tung Desem. (ymr)
Foto Covid19.go.id
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri