Tips Cegah Penularan Covid-19 pada Lansia selama di Rumah  


Berita Lansia - Lakukan upaya pencegahan penularan virus corona pada lansia di rumah. Bagaimana caranya? Yuk, simak tips berikut.

2020-05-09 14:58:02

Geriatri.id - Pada masa pandemi virus corona atau covid-19 ini kita semua harus berhati-hati. Bagi tenaga medis, apalagi ketika berhadapan dengan pasien, harus menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) yang lengkap. Sementara, masyarakat luas, termasuk para lanjut usia (lansia) juga tetap harus melakukan upaya pencegahan penularan covid-19 ini.

Hal itu dikatakan dr. Ika Fitriana, Sp.PD pada acara Kelas Lansia Online yang diselenggarakan oleh PERGEMI bekerja sama dengan geriatri.id pada Sabtu (9/4/2020).

Menurut dr. Ika, secara garis besar, terdapat lima cara pencegahan covid-19, yaitu rajin cuci tangan, melakukan physical distancing, karantina, isolasi, menggunakan masker, etika batuk, disinfeksi dan gaya hidup sehat.

“Hal yang sangat penting adalah bagaimana mencuci tangan dengan benar, bagaimana melakukan physical distancing dengan benar (meski dengan cucu atau anak), bagaimana menggunakan masker dengan benar, disinfeksi kapan dilakukan, dan bagaimana menjaga tubuh tetap sehat,“ papar dokter staf geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam, FKUI- RSCM ini.

Perihal upaya pencegahan ini, kata dr. Ika, banyak yang sudah baik melakukan cuci tangan, tetapi tidak melakukannya secara enam langkah. “Jadi lakukan cuci tangan selama minimal 20 detik dengan hand sanitizer dan 40 detik dengan air mengalir  Sebanyak enam langkah
hand sanitizer yang sudah diteliti adalah alkohol 70 persen.”

Nah karena pada lansia secara umum kulitnya sudah pada kering, jadi harus diiringi juga dengan pelembab. Bila tidak, risikonya kulit menjadi kering, iritasi, dan gatal. “Saya selalu menganjurkan pilih pelembab yang mengandung asam lemak baik yaitu minyak kelapa atau virgine coconut oil. Pakai minyak olive juga bisa,”papar dr. Ika.  

Mengenai physical distancing, upakan untuk menjaga jarak sekitar 1-2 meter satu sama lain di luar rumah. Kemudian, upaya karantina berupa menjauhkan orang yang mungkin terpapar covid-19 dari orang lain. Juga melakukan isolasi, yaitu memisahkan orang yang sudah didiagnosis sakit dengan yang sehat.

Mungkin beberapa lansia juga ada yang masih keluar untuk sekadar beli sayur/makanan atau keperluan penting lainnya. Pastikan untuk menggunakan masker. Setelah pulang, masker terseabut sebaiknya dicuci dengan suhu 60 derajat dan deterjen.

Kemudian, gunakan masker dan menerapkan etika batuk yang benar. Ketika batuk atau bersin, tutup hidup dan mulut dengan tisu sekali pakai. Atau, tutup dengan lengan baju. Selanjutnya, cuci tangan dan buang tisu ke tempat sampah tertutup.

 

Mengenai disinfektan, sejauh ini kita mengetahui berupa penyemprotan secara langsung ketika seseorang akan memasuki wilayah tertentu.  Saat ini, proses penyemprotan seperti itu sudah tidak diperbolehkan. “Disinfektan itu berbahaya jika terhirup atau mengenai kulit langsung, khususnya untuk lansia. Efeknya bisa membuat kulit merah itu yang paling ringan. Kalau terhirup bisa menyebabkan iritasi di area hidung dan tenggorokan, Kalau jumlahnya besar malah bisa menyebabkan keracunan.

Jadi penyemprotan yang diarahkan pada tubuh tidak disarankan, hanya untuk barang atau benda. Itu digunakan jika kita curiga barang-barang tersebut terkena virus covid-19. Misalnya, di rumah sedang ada yang mengalami batuk pilek tapi tidak menggunakan masker.

Terakhir adalah pola hidup sehat. Pastikan lansia untuk tidur yang cukup, berolah raga, hindari stress dan cukup mengonsumsi makanan bergizi. “Konsumsi vitamin C, vitamin D dan zink,” papar dr. Ika.

Nah, kelas lansia online ini diselenggarakan secara rutin dan diisi oleh para dokter ahli lansia. Lansia atau pendamping lansia yang ingin ikut berpartisipasi menjadi peserta, kesempatan masih terbuka. Kelas lansia online selain materi informasi dari para dokter ahli juga ada sesi tanya jawab seputar kesehatan lansia. (hil)

Foto: freepik.com

geriatri,lansia,virus,corona,covid19,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,berita lansia,tips lansia,tips lansia sehat

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026