Kita Adalah Garda Terdepan Pencegahan Covid-19


Berita Lansia - masyarakat adalah garda terdepan dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19

2020-05-07 23:54:17

Geriatri.id - Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan, masyarakat adalah garda terdepan dalam mencegah penyebaran pandemi Covid-19. "Yang terdepan dalam penanganan Covid-19 adalah kita, kita pasti bisa," ujarnya, pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (7/5).

Hal itu ditegaskan, Achmad Yurianto saat menyampaikan update data kasus Covid-19 secara nasional. Per Kamis (7/5), pukul 12.00 WIB jumlah kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah 338 orang total 12.776, pasien sembuh bertambah 64 sehingga total 2.381, sementara pasien meninggal bertambah 35  sehingga total kasus menjadi 930.

Jumlah orang dalam pemantauan sebanyak 243.455, dan pasien dalam pengawasan 28.508. sebanyak 354 kabupaten/kota terdampak Covid-19 yang tersebar di 34 provinsi. Achmad mengingatkan bahwa gambaran penambahan jumlah kasus tersebut menunjukkan kasus Covid-19 di Indonesia harus terus diwaspadai. 

"Karena itu laksanakan imbuan pemerintah untuk tetap diam di rumah dan tidak mudik, dalam hal ini peran serta masyarakat yang diutamakan," tegasnya.

Achmad mengingatkan, virus SARS-CoV-2 penyebab pandemi Covid-19 bisa berada di mana saja, menempel di benda-benda yang ada di sekitar kita. Cara yang paling efektif untuk mencegah penularan virus tersebut adalah dengan sering mencuci tangan pakai sabun.

"Membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir ini penting dilakukan. Ini yang akan jadi kunci untuk membunuh, merusak, dan mematikan virus yang mencemari tangan kita," ujarnya.

Ia menyebut penularan virus Covid-19 tidak langsung paling banyak terjadi. Penularan itu terjadi melalui benda di sekitar kita yang tercemar virus Covid-19 yang kita sentuh dan kemudian menyentuh mulut, hidung, dan mata. Maka penularan itu sangat efektif.

"Inilah cara yang paling banyak terjadi penularan akibat hantaran tidak langsung. Mungkin kita bisa melindungi diri dengan memakai masker, tapi pencemaran pada benda di sekitar kita yang biasa kita sentuh harus diwaspadai," ujarnya.

Achmad menambahkan bahwa beberapa pengamat mengatakan seseorang yang membawa virus dalam tubuhnya dan tidak memakai masker, maka orang di sekitarnya memiliki risiko tertular sampai 75 persen karen percikan ludah mengenai banyak benda. "Inilah gunanya mencuci tangan. Penting, karena kita tidak pernah tahu siapa yang terkena virus corona," ucapnya.

Droplet secara langsung, lanjutnya, memang masih bisa dihindarkan. Tapi itu bukan satu-satunya cara untuk melindungi diri dari Covid-19. Maka harus tetap diikuti dengan mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir. (mag)

foto: cuci tangan 

lansia,lansia sehat,geriatri,merawat lansia,covid 19,lansia bahagia,lansia online,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026