
Kabar gembira bagi dunia! Vaksin virus corona atau covid-19 direncanakan tersedia pada September 2020 ini. Hal itu dinyatakan Profesor Sarah Gilbert, ahli vaksinologi dari Universitas Oxford Inggris.
Prof Gilbert mengungkapkan dalam wawancara dengan cbsnews bahwa sekarang ini vaksin yang sedang dikembangkan oleh timnya sudah diuji coba pada manusia. Dia merasa yakin vaksin yang dikembangkannya lebih unggul dari vaksin yang dikembangkan peneliti-penelitian lain di dunia.
Sebagai upaya pengembangan vaksin tersebut, pihaknya menggunakan teknologi yang telah dikembangkan laboratorium dalam riset ebelumnya tentang inokulasi untuk virus lain, termasuk kerabat dekat covid-19. “Secara pribadi, saya merasa yakin dan percaya yang sangat tinggi mengenai vaksin ini karena merupakan teknologi yang saya gunakan sebelumnya,” papar Prof. Gilbert.
Perlu kita tahu, vaksin ini mengambil bahan genetik virus corona dan menyuntikkannya ke dalam virus flu biasa yang telah dinetralkan sehingga tidak dapat menyebar pada manusia. Kemudian, virus yang dimodifikasi akan meniru covid-19, memicu sistem kekebalan sebagai upaya perlawanan dan memberikan perlindungan terhadap hal yang nyata.
Vaksin eksperimental diketahui telah berfungsi dalam melindungi monyet kera rhesus yang terpapar covid-19 dalam jumlah besar. Dalam uji coba pada manusia, 550 peserta diberikan vaksin dan 550 lainnya menerima plasebo. “Akhirnya, saya bisa melakukan sesuatu. Ini adalah cara bagi saya untuk berkontribusi pada sumber penyebabnya," kata Elisa Granato ilmuwan Oxford yang menjadi sukarela ujicoba vaksin itu.
Meski vaksin yang ditemukan ini belum terbukti ampuh, namun diyakinkan bahwa vaksin hasil ciptaan Oxford ini akan mulai diproduksi dalam jumlah besar pada September nanti. Rencananya, vaksin diproduksi di pabrik obat terbesar di dunia yang berada di India. (hil)
Ilustrasi: freepik.com
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri