Bila Pengasuh Lansia Mudik Lebaran, Perlukah Karantina?


Berita Lansia - Meski disarankan untuk tidak mudik saat Lebaran, tapi sebagian masyarakat tetap pulang kampung di tengah pandemi virus corona ini. Bagaimana bila pengasuh lansia juga mudik?

2020-04-19 17:17:33

Oleh: dr. Ika Fitriana, Sp.PD

Staf Divisi Geriatri, Departemen Ilmu Penyakit Dalam, FKUI – RSUPN Cipto Mangunkusumo

Dok, pada Idul Fitri tahun ini, caregiver yang menjaga orangtua saya akan tetap pulang kampung, Apakah nanti harus karantina dulu setelah ia kembali ke rumah kami?

Jawab:

Sekarang virus corona atau covid-19 sudah ada di seluruh Indonesia, kita tetap perlu berhati-hati. Karena itu, caregiver perlu dikarantina dulu dua minggu sebelum kontak lagi kontak lagi dengan ibu. Pasalnya, risiko untuk menularkan masih ada pada waktu tersebut.

Covid-19 ini merupakan virus yang baru, jadi berdasar penelitian, dikatakan ia berasal dari kombinasi gen kelelawar dengan virusnya kelelawar lalu menginfeksi ke manusia. Sehingga sifat virus ini masih belum diketahui, namun serupa dengan virus SARS yang dulu muncul di Cina juga.

Yang kita tahu virus ini sangat mudah menular dan menyerang semua organ tubuh. Tapi, sebagian besar dari kita akan sembuh karena memiliki daya tahan tubuh yang baik, sebagian kecil lagi memang bisa menjadi berat. Tidak semua orang terinfeksi virus ini kalau tidak terpapar.

Jadi ada orang yang memang tidak pernah terinfeksi sama sekali seumur hidupnya. Ada juga sebagian kecil yang tidak bergejala sama sekali, tapi ada yang gejalanya ringan, cuma radang tenggorokan ringan dan demam ringan saja. Ada juga yang berat sampai sesak dan gangguan napas. Jadi tidak benar kalau semua orang sudah terkena infeksi ini  selama tidak terpapar

Berdasar penelitian ternyata virus itu banyak menempel di gagang pintu, handphone, pegangan-pegangan (hand rail, pegangan tangga), semprotan wc. Jadi sarannya kalau ibu bapak mau buka pintu terutama kamar mandi, gunakan siku karena kita tidak tahu dimana virus itu menempel. Jadi cuci tangan harus mengenai semua lokasi/area di tangan. dengan hand sanitizer kita harus melakukannya minimal 20 detik, dengan air mengalir dan sabun selama 40 detik

Lalu pertanyaannya seberapa sering cuci tangan, saya bisa bilang sesering mungkin setiap kali kita habis menyentuh sesuatu yang tidak kita yakin kebersihannya.gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol 70 persen dan mengandung pelembab. Efek samping adalah kulit kering, apalagi kalau sudah lansia, kulitnya mudah iritasi jadi harus dibarengi dengan pelembab,

Tapi tidak perlu khawatir berlebihan selama wabah covid-19 ini kalau kita benar-benar menjaga diri agar tidak tertular mungkin akan tetap tidak terkena sampai akhir wabah. (hil)

Foto: freepik.com

 

 

geriatri,caregiver,lansia,corona,virus,covid19,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,berita lansia,merawat lansia

ARTIKEL LAINNYA

Ini Tips Saat Merawat Hipertensi di Rumah

Ajaklah Orangtua ‘Keliling Dunia'

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026