
Oleh: Prof. Dr. dr. Siti Setiati, SpPD-KGer, M.Epid, FINASIM
Dok, lansia disarankan untuk ‘berjemur’ di pagi hari. Sebenarnya, kapan waktu terbaik bagi lansia untuk terpajan sinar matahari pagi dan berapa lama?
Terima kasih , Dok.
Jawaban:
Ada sebuah penelitian dengan judul The Role of Ultraviolet B from sun exposure on vitamin D3 and parathyroid hormone level in elderly women in Indonesia. Penelitian itu dilakukan pada tahun 2006 untuk mempelajari apakah Ultraviolet B (UVB) yg berasal dari sinar matahari dapat meningkatkan konsentrasi vitamin D pada lansia di empat panti terpilih.
Pada awalnya diukur dulu UVB di 4 panti tersebut dari jam 7.00 hingga jam 16.00 menggunakan UV meter. Lalu, didapatkan hasil bahwa UVB itu baru mulai cukup kuat di jam 9 dan akan makin kuat di jam 11 sampai dengan jam 13.
Kesimpulan dan saran saya, pajanan sinar matahari dapat dilakukan sekitar jam 9 selama 15-25 menit. Lakukan 3 kali seminggu untuk meningkatkan konsentrasi vitamin D di dalam tubuh.
Sebagai catatan, tujuan pemajanan adalah untuk meningkatkan konsentrasi vitamin D dalam tubuh. Penelitian tersebut dilakukan pada tahun 2006, 14 tahun yang lalu. Mungkin saja kondisi ozon dan atmosfer bumi sudah berubah. Mungkin perlu penelitian lagi untuk melihat manfaat pajanan sinar matahari tersebut.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri