
Oleh : dr. Anastasia Asylia Dinakrisma, SpPD
Divisi Geriatri, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI – RSUPN Cipto Mangunkusumo
Geriatri.id - Masa- masa diberlakukannya pembatasan sosial dan pembatasan jarak fisik (social distancing/ physical distancing) akibat pandemi virus Corona baru ini tentunya menimbulkan ketidaknyamanan bagi semua orang, termasuk kaum lansia.
Lansia terpaksa berada di dalam tempat tinggalnya masing-masing yang menyebabkan berkurangnya aktivitas fisik.
Aktivitas fisik yang rutin sangat dianjurkan untuk mempertahankan daya tahan tubuh. Rasa ketidaknyamanan, cemas dan bosan juga dapat dialihkan dengan melakukan aktivitas yang meyenangkan di dalam rumah.
Yuk, kita simak aktivitas apa saja yang dapat dilakukan oleh lansia selama di dalam rumah :
1. Tetap aktif menjalin komunikasi secara rutin/ lebih sering dengan orang-orang terdekat.
Pembatasan sosial bukan berarti isolasi sosial, keluarga dan orang terdekat sebaiknya lebih sering dan rutin menjalin komunikasi dengan lansia, dengan memanfaatkan berbagai media telekomunikasi dan teknologi, misalnya telpon, video call, media sosial, atau bertemu langsung dengan memperhatikan kaidah physical distancing.
Pilihlah topik yang menyenangkan, menenangkan dan membuat lansia lebih bersemangat, hindari membahas mengenai berita-berita yang belum pasti kebenarannya atau hoax.
2. Melakukan aktivitas yang mendukung pola hidup bersih dan sehat
Lakukan kegiatan yang mendukung pola hidup bersih dan sehat. Misalnya, makan makanan bergizi seimbang, sering cuci tangan secara berkala, terutama setelah menyentuh barang-barang, jika sakit menggunakan masker, menutup hidung dan mulut ketika bersin atau batuk, melakukan relaksasi, menghirup udara segar di pekarangan, berjemur rutin setiap pagi (misalnya jam 10 pagi selama 15 menit), melakukan aktivitas rumah tangga, misal memasak, menata rumah, berkebun.
3. Melakukan aktivitas religi atau beribadah di dalam rumah
Lakukan aktivitas keagamaan di dalam rumah, seperti berdoa, mengaji, membaca Kitab Suci.
4. Melakukan olahraga rutin di rumah.
Olahraga yang dapat dilakukan adalah latihan aerobik seperti jalan kaki keliling rumah atau pekarangan/ jalan di tempat, sepeda statis, dan senam. Berbagai senam lansia dapat dilakukan dengan panduan video atau media audiovisual lain, antara lain seperti senam jantung, tai-chi, senam osteopososis, senam tera, poco-poco.
Latihan aerobik dikombinasikan dengan latihan resistensi seperti angkat beban (contohnya menggunakan rubber band), gerakan stretching atau peregangan dengan menahan gerakan selama 10-15 detik, gerakan repetisi duduk-berdiri, dan latihan keseimbangan seperti berdiri dengan satu kaki.
Durasi latihan bervariasi antara 10-30 menit, 3-5 kali seminggu, disesuaikan dengan kondisi kesehatan lansia. Yang perlu diperhatikan untuk lansia selama berolahraga adalah pastikan badan dalam kondisi fit atau bugar, tidak dalam keadaan sakit, seperti batuk, sesak atau demam, jangan lupa minum air putih yang cukup sebelum dan sesudah olahraga untuk mengganti cairan tubuh yang hilang, dan selama berolahraga hendaknya lansia didampingi atau diawasi.
5. Melakukan hobi dan kegemaran di dalam rumah
Lakukan hobi, minat atau kegemaran di dalam rumah, seperti bermain game (misalnya catur, ular tangga, teka teki silang, Sudoku), membaca buku, bermain atau mendengarkan musik, menonton film, menulis dan lain-lain.
Ternyata, banyak aktivitas yang menyenangkan yang bisa lansia lakukan di rumah ya. Supaya tidak bosan, dapat dibuat jadwal kegiatan harian yang bervariasi sesuai dengan minat dan kegemaran lansia. Selamat mencoba !
Foto : freepik.com
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri