
Di masa wabah corona Covid-19 ini, setiap orang disarankan untuk lebih banyak melakukan aktivitas di rumah. Meski begitu, bukan berarti di waktu isolasi atau karantina diri ini tidak melakukan aktivitas apapun. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan, bahkan memberikan nilai kesehatan. Salah satunya, berjemur di pagi hari.
Konon, sinar matahari pagi bermanfaat untuk metabolisme tubuh serta meningkatkan daya tahan tubuh. Karena itu, berjemur di pagi menjadi aktivitas yang positif di saat kita menghadapi kondisi pandemic virus corona Covid-19 ini.
Perlu kita tahu, sinar matahari pagi membantu tubuh untuk memproduksi vitamin. Ketika produksi ini terpenuhi maka tubuh akan memproteksi diri dari serangan virus. Namun, di sisi lain ada kekhawatiran bahwa sinar matahari bisa memicu terjadinya kanker kulit.
Terlepas dari itu penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa sinar matahari sangat penting untuk kesejahteraan lansia. Ada 4 manfaat yang bisa dipetik bila lansia rutin berjemur di pagi hari, yaitu :
1. Pola Tidur Teratur
Gangguan tidur merupakan keluhan umum di kalangan lansia. Dalam hal ini, sinar matahari berperan penting dalam siklus tidur. Ketika tubuh merasakan sinar matahari alami, ia menghentikan produksi melatonin, hormon yang bertanggung jawab untuk tidur. Karena itulah, lansia yang menikmai sinar matahari akan terjadi di siang hari, namun bisa terlelap di malam hari.
2. Mengurangi Risiko Depresi
Berjemur sekitar 30 menit setiap hari dapat membantu mencegah dan mengurangi gejala depresi pada lansia. Pada orang yang kurang terpapar sinar matahari mengakibakan terjadinya penurunan kadar hormon serotonin sehingga cenderung memicu depresi.
3. Mengurangi Gejala Alzheimer
Lansia dengan alzheimer kadang-kadang mengalami perubahan terkait gejala-gejala tertentu bahkan bisa meningkat sewaktu-waktu. Berbagai gejala ini biasanya terjadi pada malam hari. Nah, paparan sinar matahari pagi dapat mengurangi tingkat keparahan gejala-gejala yang dialami lansia dengan Alzheimer. Ia akan merasa lebih nyaman dan bahagia.
4. Meningkatkan Produksi Vitamin D
Banyak lansia yang kekurangan vitamin D, yang merupakan nutrisi penting bagi kesehatan mereka. Tubuh manusia bergantung pada sinar matahari untuk produksi vitamin D. Lansia yang kekurangan nutrisi ini berisiko terhadap kondisi seperti osteoporosis, serangan jantung, dan stroke. Meskipun penting untuk menghindari paparan sinar matahari yang berkepanjangan, lansia cukup berjemur beberapa menit ehingga tubuhnya dapat menghasilkan vitamin D.
Namun, berjemur juga harus memerhatikan waktu agar terhindari dari dampak buruk sinar matahari pagi. Berjemur tidak bisa dilakukan sembarangan, karena kandungan vitamin yang diberikan matahari berbeda setiap masanya. Waktu yang baik untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi yaitu sekitar jam 10 pagi. Durasi berjemur juga harus diperhatikan, setidaknya selama 10 sampai 15 menit.
Setelah tubuh dan kulit mulai terbiasa, bisa diperpanjang durasinya sesuai kebutuhan. Lalu, beristirahatlah di tempat teduh ketika mulai merasa panas. Minumlah air jika lansia menghabiskan waktu yang cukup lama di bawah sinar matahari. Mengonsumsi makanan yang mengandung lycopene dalam jumlah besar dapat membantu mencegah kemerahan kulit akibat sinar UV, salah satunya tomat.
Nah, selamat berjemur, semoga masa karantina diri ini menyenangkan dan kesehatan pun tetap terjaga. (hil)
foto : freepik.com
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri