Cegah Corona, Peneliti UI Ciptakan Disinfektan Ultravoilet


Berita Lansia - Riset terbaru, UI ciptakan dua prototipe disinfektan untuk melawan virus dan bakteri. Seperti apakah itu?

2020-03-30 11:49:06

Geriatri.id - Hingga saat ini, wabah corona Covid-19 belum tampak mereda. Kasus masih terus bertambah dan korban meninggal berjatuhan. Meski demikian, angka kesembuhan pasien juga cukup menggembirakan.

Data dari Kementerian Kesehatan RI per 29 Maret 2020, tercatat kasus positif corona sejumlah 1285 pasien dan 114 korban meninggal. Sedangkan, pasien yang berhasil sembuh sebanyak 64 orang.

Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah adanya pasien-pasien baru serta mengupayakan kesembuhan pasien yang dirawat. Termasuk juga, upaya-upaya preventif individu masing-masing untuk saling melindungi dan menjaga dari, dimulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga sendiri.

Nah, baru-baru ini tim riset dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (UI) berhasil mengembangkan dua prototipe alat disinfektan dengan sinar ultraviolet (UV). Kedua prototipe alat untuk mematikan virus dan bakteri patogen tersebut adalah yang dapat pegang (handheld sterilizer) dan juga bisa ditempel di dinding (room sterilizer).

Kedua alat prototype ini khusus dirancang untuk keperluan medis. Menurut Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, Abdul Haris, kedua alat ini akan sangat membantu rumah sakit yang saat ini kewalahan mendapatkan alat bantu disinfektan karena kelangkaan maupun karena melonjaknya harga disinfektan cair di tengah wabah virus corona Covid-19 ini.

Dalam pengembangan penelitian alat atau prototipe ini, tim riset FMIPA UI juga bekerja sama dengan peneliti dari Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) dan berada di bawah koordinasi Direktorat Inovasi UI dan Science Techno Park UI.

Saat ini, kata Haris, sedang disiapkan sebanyak enam unit prototipe kedua alat tersebut yang akan diuji coba di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI).

Adapun pengembangan prototipe instrumen ini merujuk kepada hasil penelitian tentang efektivitas gelombang sinar UV C. Spektrum gelombang tersebut mampu membunuh spora, bakteri, beragam tipe jamur, cendawan, protozoa, dan beberapa tipe virus lainnya.

Berbagai penelitian membuktikan bahwa sinar ultraviolet C dengan panjang gelombang 254 nm dapat membunuh bacillus anthracis (bakteri anthrax), e-coli (penyebab infeksi saluran pencernaan), dan difteri. Selain itu, sinar UV C juga dapat membunuh virus seperti adenovirus (penyebab demam, radang tenggorokan, bronchitis dan pneumonia), virus hepatitis A, dan polio.

Selanjutnya, uji coba prototipe instrumen ini akan digunakan untuk keperluan disinfektan alat-alat medis dan ruangan yang dipergunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan, terutama bagi pasien corona Covid-19.

Kedua prototipe tersebut dirancang untuk dapat dimanfaatkan secara aman oleh institusi kesehatan dan fasilitas umum lainnya. Tentunya, pemakaian alat ini harus bersamaan dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan dan kaca mata pelindung.

Haris berharap, di tengah pandemi corona Covid-19 , instrumen ini dapat membantu tenaga medis dan petugas kesehatan dalam aktivitas pemberantasan wabah penyakit ini. Prototipe yang dikembangkan oleh tim peneliti UI ini juga dapat meningkatkan jumlah produk  kesehatan yang dapat diproduksi di dalam negeri. (hil)

Foto : freepik.com

 

corona,virus,disinfektan,ultraviolet,lansia,geriatri,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,berita lansia,merawat lansia

ARTIKEL LAINNYA

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

'Apakah Boleh Kita Meminta dan Memilih Pulang?'

Mata Juga Perlu Dicek Secara Rutin

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026