
Oleh : dr. Ika Fitriana, Sp.PD, Staf Geriatri Departemen Ilmu Penyaki Dalam, FKUI-RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta
Geratri.id - Di tengah pandemi global corona Covid-19, kebanyakan rumah sakit dipenuhi oleh pasien-pasien yang diduga terinfeksi virus ini. Namun, adakalanya seseorang atau lansia (lanjut usia) disarankan dokter untuk dirawat di rumah sakit karena kondisi tertentu.
Lalu, bila lansia harus dirawat di rumah sakit, apa saja hal yang harus diperhatikan bagi keluarga yang mendampinginya? Yuk simak ilustrasi berikut ini.
Kakek Bani (80) sudah tiga hari ini tidak mau makan. Biasanya porsi buburnya habis satu mangkuk setiap kali makan, sekarang tiga sendok pun sudah sulit. Ia kebanyakan tertidur di tempat tidur dan sering mengeluh sakit perut. Hari ini bahkan bicaranya mulai melantur.
Sejak tiga hari lalu Kakek Bani juga selalu mengerang jika buang air kecil serta mulai mengompol. Setelah pemeriksaan lengkap, dokter mengatakan Kakek Kunto mengalami gangguan delirium akibat dehidrasi dan infeksi saluran kemih (saluran kencing)
Kakek Bani ternyata harus dirawat di rumah sakit karena harus mendapatkan cairan dan antibiotik infus. Apa saja yang harus disiapkan?
1. Prinsipnya adalah secepat mungkin pulang ke rumah dan tidak berlama-lama di rumah sakit
2. Diskusikan dengan dokter dan bekerja sama dengan perawat serta petugas kesehatan untuk melanjutkan pengobatan di rumah jika sudah memungkinkan untuk pulang.
Umumnya jika lansia sudah memiliki nafsu makan yang baik, parameter klinis sudah baik, dan kesadaran sudah kembali seperti sedia kala, dokter akan mempertimbangkan untuk perawatan lanjutan di rumah. Rumah sakit adalah tempat yang paling dihindari untuk lansia.
3. Buatlah catatan harian tentang kebiasaan-kebiasaan lansia selama di rumah sakit (sebaiknya catatan ini juga dilakukan di rumah), catatan ini sangat bermanfaat untuk membantu dokter dan perawat mengevaluasi kondisi hari per hari.
Karena Andalah yang bersamanya 24 jam. Catatan penting seputar nutrisi (jam makan, jenis makanan, jumlah makan (biasanya dalam sendok), jumlah cairan (jam minum, jam berkemih, jumlahnya masing-masing), tanda vital, dan perubahan-perubahan yang sekiranya penting yang disadari keluarga (BAB diare biasanya tidak, BAK agak gelisah biasanya tidak, dan seterusnya). Pastikan catatan ini diserahterimakan dengan orang yang menjaga lansia setelah kita.
4. Selalu gunakan masker selama di rumah sakit baik yang sakit maupun yang menjaga dan jika memungkinkan mintalah ruangan yang tidak bercampur dengan pasien lain.
5. Rajinlah mencuci tangan setiap kali memegang barang-barang sekitar rumah sakit (lemari, kursi, pinggir tempat tidur), sebelum dan sesudah ke kamar mandi, sebelum makan dan sesudah makan. Serta setiap ada kesempatan.
6. Bawalah desinfektan pribadi untuk mengelap alat-alat sekitar tempat tidur yang sekiranya mudah tercemar.
Pada kondisi Pandemi seperti ini, prinsip terpenting adalah menjaga kesehatan agar tidak sampai orang yang kita sayangi terpaksa harus mendatangi rumah sakit. Ingat, bagi orang tua, rumah akit adalah tempat yang paling harus dihindari.***(hil)
Foto: freepik.com
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri