Temani Orang Tua Jalan Pagi, Bukan Sekadar Agar Tidak Kesepian


Percakapan-percakapan kecil seperti itu mungkin terlihat sepele, tetapi justru dapat membuat aktivitas terasa lebih menyenangkan.

2026-09-26T13:20

GERIATRI.CO.ID - Berjalan bersama anak, pasangan, cucu, atau teman membuat lansia punya alasan untuk keluar rumah, menggerakkan tubuh, sekaligus bertemu dan berbincang dengan orang lain.

Sebab ketika usia bertambah, kesempatan untuk bersosialisasi terkadang ikut berkurang. Padahal, hubungan sosial tetap penting bagi kesehatan dan kualitas hidup lansia.

WHO menyebut kesepian dan isolasi sosial dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental serta kualitas hidup orang lanjut usia. Karena itu, menjaga hubungan sosial merupakan bagian penting dari healthy ageing.

Berjalan merupakan salah satu bentuk aktivitas fisik yang relatif mudah dimasukkan ke dalam rutinitas sehari-hari.

Bagi orang berusia 65 tahun ke atas, Centers for Disease Control (CDC) merekomendasikan aktivitas aerobik intensitas sedang setidaknya 150 menit dalam seminggu, ditambah aktivitas penguatan otot dan latihan keseimbangan. 

Namun, rekomendasi tersebut perlu disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi masing-masing lansia. Tidak harus langsung berjalan selama 30 menit.

Jika orang tua sudah lama tidak aktif, berjalan sebentar kemudian beristirahat juga dapat menjadi awal. National Institute on Aging (NIA) menekankan bahwa bahkan aktivitas dalam jumlah kecil tetap diperhitungkan, dan lansia dapat meningkatkan aktivitas secara bertahap sesuai kemampuan.

Jadi, jangan menjadikan angka langkah sebagai satu-satunya tujuan. Yang penting adalah membuat lansia lebih aktif dengan cara yang aman dan menyenangkan.

Salah satu hal sederhana yang membuat jalan pagi terasa berbeda adalah adanya teman.

Anak mungkin bisa bertanya tentang tanaman di sepanjang jalan. Cucu bisa bercerita tentang sekolah. Pasangan bisa membicarakan rencana makan siang. Percakapan-percakapan kecil seperti itu mungkin terlihat sepele, tetapi justru dapat membuat aktivitas terasa lebih menyenangkan.

NIA menyebut aktivitas fisik bersama orang lain, seperti berjalan dengan teman atau bergabung dalam kelompok jalan kaki, dapat sekaligus memberikan kesempatan untuk bersosialisasi, membangun pertemanan, dan mendapatkan dukungan emosional.

Aktivitas fisik rutin pada lansia memiliki manfaat yang lebih luas. CDC menyebut aktivitas fisik dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, membantu kesehatan otak, mengurangi risiko depresi, meningkatkan kualitas tidur, membantu menjaga keseimbangan, serta membantu lansia mempertahankan kemandirian lebih lama.

Artinya, jalan pagi bukan sekadar cara membakar kalori. Ia bisa menjadi bagian kecil dari upaya mempertahankan kemampuan lansia untuk tetap melakukan aktivitas sehari-hari.

Meski berjalan tergolong aktivitas sederhana, keluarga tetap perlu menyesuaikannya dengan kondisi lansia.

Pilih rute yang aman, tidak licin, memiliki pencahayaan cukup, dan tidak terlalu ramai. Gunakan alas kaki yang nyaman dan pastikan lansia tidak memaksakan diri ketika tubuh mulai terasa tidak nyaman.

Jika orang tua memiliki keterbatasan gerak atau kondisi kesehatan tertentu, jenis dan intensitas aktivitas sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan mereka.

CDC menekankan bahwa lansia yang kesulitan memenuhi target aktivitas tetap dianjurkan untuk bergerak sebanyak yang sesuai dengan kemampuan dan kondisinya, karena sedikit aktivitas tetap lebih baik daripada tidak bergerak sama sekali. (lia)

***

Foto: Joging bareng orangtua dan anak (chatgpt.com)

***


 

joging bareng,olahraga lansia,orangtua dan anak,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Awas, Lindungi Lansia dari Asap Karhutla

Apakah Indonesia Sudah Punya Taman Khusus Lansia? Ini Contohnya

Musik untuk Menenangkan Lansia yang Gelisah, Apakah Efektif?

“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026