
GERIATRI.CO.ID - Kalau ada negara yang membuat lansianya merasa nyaman menjalani hari tua, rasanya pantas kita intip. Bukan untuk iri, tetapi siapa tahu ada yang bisa ditiru.
Berikut lima negara yang dikenal serius membangun lingkungan ramah lansia.
1. Jepang, sahabat lama para lansia
Jepang sudah lama menghadapi populasi menua. Karena itu, sistem perawatan jangka panjang terus dikembangkan agar lansia yang membutuhkan bantuan tetap dapat hidup bermartabat dan mandiri.
Pemerintah juga mendorong lansia yang masih mampu dan mau untuk tetap bekerja serta beraktivitas. Jadi, pensiun tidak otomatis berarti berhenti dari kehidupan sosial.
2. Singapura, lansia diajak tetap aktif
Melalui program Age Well SG, Singapura membangun lingkungan yang mendukung lansia agar tetap aktif, terhubung secara sosial dan mendapatkan layanan perawatan lebih dekat dari rumah.
Perumahan, transportasi, ruang aktivitas hingga layanan komunitas juga terus dibuat semakin ramah lansia.
Intinya sederhana: bukan lansia yang harus selalu mengejar fasilitas, tetapi fasilitas yang dibuat lebih dekat dengan lansia.
3. Swedia, tetap mandiri meski dibantu
Swedia memberi perhatian besar pada kemandirian lansia. Pemerintah daerah menyediakan berbagai bantuan untuk aktivitas sehari-hari, seperti memasak, membersihkan rumah, mandi hingga berpakaian.
Bahkan ketika tinggal di hunian khusus, lansia tetap dipandang sebagai penghuni rumahnya sendiri. Privasi dan keinginannya tetap dihormati.
Dibantu bukan berarti kehilangan hak menentukan hidup sendiri.
4. Norwegia, rumah pun dibuat aman
Norwegia tidak hanya memikirkan layanan ketika lansia sudah membutuhkan banyak bantuan. Rumah mereka pun diperhatikan.
Program penyesuaian rumah dapat membantu membuat hunian lebih aman, misalnya memasang pegangan, memperbaiki pencahayaan atau mengubah kamar mandi agar lebih mudah digunakan.
Sebab, bagi lansia, rumah yang aman sering kali lebih penting daripada rumah yang mewah.
5. Belanda, sebisa mungkin tetap di rumah
Belanda mendorong lansia untuk tetap tinggal di rumah dan berpartisipasi dalam masyarakat selama kondisinya memungkinkan.
Pemerintah daerah dapat memberikan bantuan untuk aktivitas sehari-hari, pekerjaan rumah tangga, hingga dukungan bagi caregiver. Perawatan tertentu juga dapat diberikan di rumah.
Artinya, menua tidak otomatis berarti harus pindah ke panti. (a2s)
***
Foto: Pemandangan indah jembatan kanal ikonik Amsterdam dengan dedaunan musim gugur dan bangunan bersejarah. (pexels.com/hans)
“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri