
GERIATRI.CO.ID - Menua itu pasti, tetapi bertahan hidup hingga melintasi tiga abad adalah sebuah keajaiban alam. Di dunia lansia, kita sering kali terpukau oleh cerita para pahlawan panjang umur. Namun, kalau soal rekor lansia paling senior di bumi, gelar sang juara bertahan sejatinya dipegang oleh spesies kura-kura raksasa.
Gaya hidup kura-kura yang tenang, tidak terburu-buru, dan efisien dalam mengelola energi ternyata menyimpan rahasia metabolisme yang luar biasa. Melansir dari berbagai catatan sejarah dan konservasi dunia, berikut adalah 5 kura-kura dengan usia tertua yang pernah dicatat sejarah:
Jonathan (190+ Tahun)
Lahir sekitar tahun 1832, Jonathan adalah kura-kura raksasa Seychelles yang kini tinggal di Pulau Saint Helena. Ia memegang rekor Guinness World Records sebagai hewan darat tertua di dunia yang masih hidup. Jonathan telah melewati masa kekuasaan 39 Presiden AS dan dua Perang Dunia dengan tetap santai menikmati rumput di halaman kediaman gubernur.
Tu’i Malila (188 Tahun)
Kura-kura terpancar (radiated tortoise) asal Madagaskar ini diberikan oleh Kapten James Cook kepada keluarga kerajaan Tonga pada tahun 1770-an. Tu’i Malila hidup tenang bersama keluarga istana hingga mengembuskan napas terakhirnya pada tahun 1965 di usia 188 tahun.
Adwaita (255 Tahun)
Adwaita adalah kura-kura raksasa Aldabra yang tinggal di Kebun Binatang Alipore, India. Dipercaya lahir pada pertengahan abad ke-18 (sekitar tahun 1750), Adwaita hidup melewati era penjajahan hingga era modern sebelum akhirnya wafat pada tahun 2006. Hasil penanggalan karbon pada tempurungnya mengonfirmasi usianya yang luar biasa tersebut.
Timothy (160 Tahun)
Kura-kura Mediterania ini punya riwayat hidup yang unik: ia sempat menjadi maskot kapal perang Angkatan Laut Inggris (Royal Navy) pada Perang Krim (1854). Setelah pensiun dari dunia militer, Timothy menghabiskan masa tuanya di Kastil Powderham, Inggris, hingga tutup usia pada tahun 2004.
Harriet (175 Tahun)
Kura-kura raksasa Galapagos ini konon pernah dikumpulkan langsung oleh Charles Darwin pada penjelajahannya di tahun 1835. Harriet akhirnya menghabiskan sisa hidupnya di Australia Zoo di bawah perawatan keluarga Steve Irwin, sebelum akhirnya wafat pada tahun 2006.
Filosofi Panjang Umur: Bergerak Perlahan, Menikmati Setiap Detik
Ada alasan ilmiah mengapa kura-kura raksasa bisa hidup begitu lama: metabolisme yang sangat lambat, detak jantung yang efisien, serta kemampuan sel tubuhnya dalam merawat diri dari kerusakan molekuler.
Namun bagi kita, ada pelajaran berharga dari cara hidup mereka. Kura-kura mengajarkan pentingnya melangkah tanpa tergesa-gesa, menjaga stres tetap rendah, dan menikmati setiap proses kehidupan. Panjang umur bukan sekadar menumpuk angka tahun, melainkan tentang bagaimana kita menjaga kualitas hidup dan ketenangan pikiran sepanjang perjalanan tersebut. (a2s)
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri