Pekerjaan di Panti Jompo: Antara Beban, Skill, dan Sisi Humanis


Pakar geriatri dr. Ika Fitriana, Sp.PD., K-Ger., menyoroti akar permasalahan utama yang dihadapi para petugas panti saat ini, yaitu ketimpangan latar belakang medis dan tingginya beban kerja harian.

2026-08-18T09:22

GERIATRI.CO.ID - Mengurus lansia bukanlah pekerjaan yang bisa diukur sekadar dengan jam kerja. Di balik pintu-pintu panti jompo—khususnya panti sosial atau panti menengah ke bawah—ada dinamika harian yang menguji ketahanan fisik dan emosional para pendamping (caregiver). Mereka adalah garda terdepan yang mendampingi para lansia melewati masa-masa rentannya. Namun, di balik dedikasi tersebut, ada masalah mendasar yang kerap luput dari perhatian publik.

Pakar geriatri dr. Ika Fitriana, Sp.PD., K-Ger., menyoroti akar permasalahan utama yang dihadapi para petugas panti saat ini, yaitu ketimpangan latar belakang medis dan tingginya beban kerja harian.

Salah satu realitas di panti sosial menengah ke bawah adalah beragamnya latar belakang edukasi para petugasnya. Sebagian memiliki dasar keperawatan, sementara sebagian lainnya belajar secara intuitif di lapangan.

"Rata-rata petugas panti terutama panti sosial merupakan petugas dengan latar belakang medis beragam. Keterampilan dasar medis merupakan hal yang perlu disamakan di semua panti," papar dr. Ika.

Menghadapi lansia memerlukan pendekatan yang sangat spesifik dan individual, seperti kondisi kognitif, tingkat kemandirian, dan komplikasi penyakit. Tanpa adanya standar keterampilan dasar medis yang seragam, respon petugas terhadap dinamika kesehatan lansia berisiko kurang merata.

Beban Kerja Tinggi dan Risiko Burnout

Selain tantangan kompetensi, jumlah pendamping yang tidak sebanding dengan jumlah penghuni panti menciptakan beban kerja ekstrem. Ketika satu orang caregiver harus melayani belasan lansia sekaligus, kelelahan fisik dan mental tidak terelakkan.

Dr. Ika menekankan pentingnya intervensi pada sistem kerja:

"Beban kerja yang tinggi membuat caregiver yang bekerja di panti memerlukan alur dan sistem kerja yang praktis efisien tanpa mengesampingkan humanisme. Beban kerja tinggi bisa menimbulkan kelelahan dan akhirnya kurang optimal, ditambah keterampilan dalam mengelola masalah di lapangan yang terbatas. Ini menjadi burden tambahan."

Kelelahan kronis (burnout) pada caregiver berdampak langsung pada kualitas perawatan. Ketika energi fisik terkuras habis, ruang untuk berinteraksi secara hangat dan empatik ikut tergerus. Padahal, sentuhan humanis adalah inti dari perawatan lansia.

Geriatri Peduli Panti

Terkait dengan masalah tersebut, Geriatri-ID akan mengadakan kegiatan pendampingan dan edukasi, bertajuk "Geriatri Peduli Panti", tepatnya di Panti Sosial Tresna Werdha 3, Cilandak, pada Rabu, 26 Agustus 2026, bersamaan dengan aksi kepedulian sosial berupa donasi secara langsung untuk mendukung operasional dan kesejahteraan para penghuni panti tersebut.

Menyadari betapa pentingnya peran perawat lansia (caregiver), pelatihan ini dirancang untuk membekali para peserta dengan keterampilan, pengetahuan, serta semangat baru, yang.terbuka bagi berbagai kalangan, terutama kalangan pendamping lansia panti-panti dan masyarakat yang ingin memiliki wawasan merawat anggota keluarga tercinta di rumah, dengan lebih baik dan penuh kasih.

Bagi Anda yang berminat dengan acara ini, ingin menjadi bagian dari misi kebaikan ini, silakan ‎mendaftarkan diri melalui admin media ini. Klik di sini,

Mari bersama wujudkan masa tua yang sehat, bahagia, dan bermartabat. 

 

 

caregiver,caregiver lansia,geriatri peduli panti

ARTIKEL LAINNYA

Manajemen Stres pada Lansia

Cerita Keren Lansia Pekalongan Pimpin Upacara Kemerdekaan

Membaca Buku atau Bermain Teka-Teki, Mana yang Lebih Baik untuk Otak?

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026