
GERIATRI.CO.ID - Bisakah pola hidup sehat memengaruhi cara tubuh menua? Sebuah penelitian terbaru memberikan petunjuk bahwa jawabannya mungkin "ya".
Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Aging menemukan bahwa intervensi gaya hidup selama dua tahun dikaitkan dengan perlambatan penanda penuaan biologis pada pria lanjut usia. Temuan ini menunjukkan bahwa perubahan gaya hidup berpotensi memengaruhi laju penuaan tubuh, meski belum dapat disimpulkan mampu memperlambat proses penuaan secara keseluruhan.
Dalam penelitian tersebut, para peneliti tidak mengukur usia berdasarkan tanggal lahir, melainkan menggunakan DunedinPACE, yaitu alat yang mengukur kecepatan penuaan biologis melalui perubahan biologis di dalam tubuh.
Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang menjalani intervensi gaya hidup mengalami perlambatan sekitar 2,2% pada laju penuaan biologis, sedangkan kelompok yang tidak mengikuti intervensi tidak menunjukkan perubahan yang berarti.
Intervensi yang diberikan tidak mengandalkan satu jenis makanan atau suplemen tertentu. Sebaliknya, penelitian berfokus pada perubahan gaya hidup secara menyeluruh, termasuk pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan sehat lainnya yang dilakukan secara konsisten selama masa penelitian.
Para peneliti menilai bahwa pendekatan seperti ini lebih mencerminkan cara menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari dibandingkan mengandalkan satu jenis terapi.
Meski hasilnya menjanjikan, para peneliti mengingatkan bahwa temuan ini tidak berarti proses penuaan dapat dihentikan atau dibalikkan. Perubahan yang diamati hanya terjadi pada biomarker atau penanda biologis yang digunakan dalam penelitian, sehingga masih diperlukan penelitian lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut akan berdampak pada usia harapan hidup maupun penurunan risiko penyakit di masa depan.
Temuan ini sejalan dengan pendekatan healthy ageing yang dikembangkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO menekankan bahwa tujuan utama hidup sehat bukan sekadar memperpanjang usia, tetapi membantu seseorang mempertahankan kemampuan fisik dan mental agar tetap mandiri dan memiliki kualitas hidup yang baik seiring bertambahnya usia.
Karena itu, menerapkan pola makan bergizi seimbang, rutin bergerak, tidur yang cukup, serta menghindari kebiasaan merokok tetap menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan hingga usia lanjut.
Meski belum ada cara yang terbukti dapat menghentikan proses penuaan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup sehat dapat membantu tubuh tetap berfungsi optimal dan mengurangi risiko berbagai penyakit kronis. (lia)
======
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri