Musim Kemarau Tiba, Apa yang Perlu Diwaspadai?


Saat tubuh kehilangan banyak cairan, jantung harus bekerja lebih keras untuk menjaga sirkulasi darah.

2026-06-18T09:06

Geriatri - Musim kemarau sering kali identik dengan cuaca cerah dan minim hujan. Namun, musim kemarau juga membawa berbagai tantangan kesehatan, terutama bagi kelompok lanjut usia (lansia). 

Suhu udara yang lebih panas, kelembapan yang rendah, serta berkurangnya ketersediaan air dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada lansia jika tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, menjaga kesehatan selama musim kemarau menjadi hal yang penting agar lansia tetap aktif, nyaman, dan terhindar dari berbagai penyakit.

Terdapat beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh lansia saat musim kemarau tiba di antaranya:

Dehidrasi

Salah satu masalah kesehatan yang paling sering terjadi selama musim kemarau adalah dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan berbagai keluhan seperti mulut kering, pusing, lemas, sulit berkonsentrasi, hingga penurunan tekanan darah. Pada kondisi yang lebih berat, dehidrasi dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal dan memicu perawatan di rumah sakit.

Karena itu, lansia dianjurkan untuk tetap minum air putih secara teratur meskipun tidak merasa haus. Kebutuhan cairan juga dapat dipenuhi melalui konsumsi buah-buahan yang kaya air seperti semangka, melon, jeruk, dan pepaya.

Cuaca Panas Dapat Memperberat Penyakit Kronis

Banyak lansia hidup dengan penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, atau gangguan pernapasan. Cuaca panas selama musim kemarau dapat memperburuk kondisi tersebut.

Saat tubuh kehilangan banyak cairan, jantung harus bekerja lebih keras untuk menjaga sirkulasi darah. Hal ini dapat meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular pada lansia yang memiliki riwayat penyakit jantung atau tekanan darah tinggi.

Selain itu, udara yang kering dan berdebu juga dapat memicu keluhan pada lansia yang memiliki asma atau penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Heat Exhaustion dan Heat Stroke

Paparan suhu tinggi dalam waktu lama dapat menyebabkan kelelahan akibat panas (heat exhaustion) maupun sengatan panas (heat stroke). Kondisi ini lebih berisiko terjadi pada lansia karena kemampuan tubuh mereka untuk mengatur suhu tidak sebaik saat usia muda.

Agar tetap sehat selama musim kemarau, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan:

  1. Minum Air Secara Teratur
  2. Hindari Aktivitas di Bawah Terik Matahari
  3. Gunakan Pakaian yang Nyaman
  4. Konsumsi Makanan Bergizi
  5. Jaga Kualitas Udara di Rumah

musim kemarau,musim panas,dehidrasi,lansia sehat

ARTIKEL LAINNYA

Anggaran Terbatas, Bantuan Lansia dan Disabilitas Terancam Tak Terakomodasi

Menua Sehat dan Bermartabat, Upaya Kemenkes untuk Lansia

Sudah Usia Senja, 5 Orang Masih Pimpin Negara di Dunia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026