Ingat, ini Gangguan Mental yang Sering Menggangu Lansia


Lansia yang mengalami skizofrenia sering kali kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari secara mandiri.

2026-06-08T12:12

Geriatri - Gangguan mental pada lansia semakin menjadi perhatian dalam dunia kesehatan. Seiring bertambahnya usia, individu dapat mengalami perubahan pola pikir, emosi, serta perilaku yang mempengaruhi kualitas hidup mereka. 

Dampaknya tidak hanya dirasakan lansia itu sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Jenis Gangguan Mental pada Lansia

Depresi

Depresi merupakan gangguan mental yang sering dialami lansia. Kondisi ini ditandai perasaan sedih mendalam, hilangnya minat dalam aktivitas sehari-hari, serta gangguan tidur dan nafsu makan. 

Depresi pada lansia juga dapat memperburuk kondisi kesehatan yang sudah ada, seperti penyakit jantung dan diabetes.

Gejala Depresi:
- Perasaan sedih yang berkepanjangan
- Kehilangan minat dalam aktivitas sehari-hari
- Gangguan tidur dan perubahan pola makan
- Penurunan energi dan semangat hidup

Gangguan Kecemasan

Gangguan kecemasan ditandai dengan perasaan khawatir berlebihan dan sulit dikendalikan. 

Lansia yang mengalami kecemasan dapat merasa gelisah, mengalami ketegangan otot, sulit tidur, dan bahkan mengalami gangguan pencernaan.

Gejala Gangguan Kecemasan:
- Kecemasan yang terus-menerus dan berlebihan
- Jantung berdebar, sesak napas, gemetar
- Mudah tersinggung dan sulit rileks
- Gangguan tidur dan ketegangan otot

Gangguan kecemasan dapat membatasi aktivitas sosial lansia, membuat lansia cenderung menghindari pertemuan keluarga atau kegiatan sosial lainnya.

Gangguan Bipolar

Gangguan bipolar menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem, dari episode mania penuh energi hingga depresi mendalam. 
Pada lansia, kondisi ini dapat menyebabkan gangguan dalam kehidupan sehari-hari dan hubungan sosial mereka.

Dampak Gangguan Bipolar:
- Perilaku impulsif saat episode mania
- Kehilangan minat dan energi saat episode depresi
- Ketegangan dalam hubungan sosial
- Risiko kelelahan fisik akibat episode mania

Skizofrenia

Skizofrenia adalah gangguan mental serius, ditandai dengan halusinasi, delusi, serta gangguan dalam berpikir dan berbicara. 

Lansia yang mengalami skizofrenia sering kali kesulitan dalam menjalani kehidupan sehari-hari secara mandiri.

Gejala Skizofrenia:
- Halusinasi (mendengar atau melihat sesuatu yang tidak nyata)
- Delusi (keyakinan yang tidak sesuai dengan kenyataan)
- Gangguan berpikir dan kesulitan berkomunikasi
- Kesulitan dalam merawat diri sendiri

Post Power Syndrome

Kondisi ini sering dialami individu yang telah kehilangan posisi kepemimpinan atau kekuasaan dalam hidup mereka. 
Lansia yang mengalami Post Power Syndrome bisa merasa kehilangan identitas dan arah hidup, mengalami perubahan suasana hati, serta kehilangan rasa kontrol atas kehidupan mereka.

Gejala Post Power Syndrome:
- Perasaan kehilangan dan kebingungan
- Perubahan emosi yang drastis
- Kehilangan rasa kontrol dan tujuan hidup

Itulah lima jenis gangguan mental yang kerap terjadi pada pada lansia. Mari saling mengingatkan

skizofrenia,gangguan kecemasan,depresi,lansia sehat,merawat lansia

ARTIKEL LAINNYA

Lansia Tak Perlu Bayar Tiket, Ini Ketentuan Masuk Jakarta Fair 2026

Latihan Beban Jadi Kunci Menua Sehat dan Bugar

Menghirup Udara Pagi di Taman Kota Salatiga

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026