
Geriatri - Kementerian Sosial bergerak cepat melakukan pembenahan masif pada sistem data penerima bantuan sosial. Evaluasi besar-besaran ini dipicu oleh temuan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) 2025 yang menunjukkan masih banyak bansos yang jatuh ke tangan yang salah.
Saat berbicara di Kupang, NTT, dalam acara Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, Mensos Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa pemerintah kini tengah menggodok integrasi data berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah ini sesuai dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang meminta jajarannya bekerja dengan transparansi data.
Evaluasi Angka & Fakta Lapangan:
Mensos optimistis sinergi lintas sektor ini akan membuat penyaluran bansos ke depan jauh lebih efektif. Pola koordinasi ini mengacu pada suksesnya perapian data jaminan kesehatan bagi lansia di NTT, di mana 91,11% dari sekitar 379 ribu lansia prasejahtera di sana sudah mengantongi kepesertaan BPJS Kesehatan (PBI JKN).
“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri