Wajar Kok Ada ‘Lingkaran Hitam di Bawah Mata’


Usia yang makin tua juga adalah penyebab umum terjadinya lingkaran hitam di bawah mata. Seiring bertambahnya usia, kulit menjadi lebih tipis.

2026-03-27T08:47

Jika umur sudah tidak muda, jangan merasa khawatir dengan lingkaran hitam di bawah kelopak mata. Dalam kebanyakan kasus, hal ini tidak perlu dikhawatirkan.

Seperti dikutip dari healhtline.com, ada sejumlah faktor yang dapat berkontribusi terjadinya lingkaran hitam di bawah mata. Namun, hal itu wajar dan tidak memerlukan perhatian medis.

Seperti sudah disinggung sedikit, ada sejumlah faktor yang berkontribusi untuk lingkaran hitam. Beberapa penyebab umum di antaranya adalah:

1. Kelelahan

Terlalu banyak tidur, kelelahan ekstrem, atau begadang dapat menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata.Kurang tidur dapat menyebabkan kulit menjadi kusam dan pucat, memungkinkan pembuluh darah di bawah kulit Anda terlihat.

Kurang tidur juga dapat menyebabkan cairan menumpuk di bawah mata, menyebabkan mata tampak bengkak. Akibatnya, lingkaran hitam yang Anda lihat mungkin sebenarnya adalah bayangan yang dibuat oleh kelopak mata yang bengkak.

2. Usia

Usia yang makin tua juga adalah penyebab umum terjadinya lingkaran hitam di bawah mata. Seiring bertambahnya usia, kulit menjadi lebih tipis.

Anda juga kehilangan lemak dan kolagen yang dibutuhkan untuk menjaga elastisitas kulit. Ketika ini terjadi, pembuluh darah di bawah kulit menjadi lebih terlihat menyebabkan area di bawah mata Anda menjadi gelap.

3. Ketegangan pada mata

Menonton televisi atau terlalu di depan layar komputer dapat menyebabkan ketegangan yang signifikan pada mata. Hal ini dapat menyebabkan pembuluh darah di sekitar mata membesar. Akibatnya, kulit di sekitar mata bisa menjadi gelap.

4. Alergi

Reaksi alergi dan kekeringan mata dapat memicu lingkaran hitam. Ketika Anda memiliki reaksi alergi, tubuh melepaskan histamin sebagai respons terhadap bakteri berbahaya.

Selain menyebabkan gejala tidak nyaman - termasuk gatal, kemerahan, dan mata bengkak - histamin juga menyebabkan pembuluh darah membesar dan menjadi lebih terlihat di bawah kulit Anda.

Alergi juga dapat meningkatkan keinginan Anda untuk menggosok dan menggaruk kulit yang gatal di sekitar mata Anda. Tindakan ini dapat memperburuk gejala, menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan pembuluh darah yang rusak. Hal Ini dapat 
menyebabkan terjadinya bayangan gelap di bawah mata Anda.

5. Dehidrasi

Dehidrasi adalah penyebab umum lingkaran hitam di bawah mata. Ketika tubuh Anda tidak mendapatkan kecukupan cairan, kulit di bawah mata mulai terlihat kusam dan mata terlihat cekung.

6. Paparan matahari

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan tubuh Anda memproduksi melanin berlebih, pigmen yang memberi warna pada kulit.

Terlalu banyak sinar matahari - terutama untuk mata - dapat menyebabkan pigmentasi pada kulit di sekitarnya menjadi gelap.

7. Genetika

Riwayat keluarga juga berperan dalam terjadinya lingkaran hitam di bawah mata Anda. Ini bisa menjadi sifat bawaan yang terlihat di awal masa kanak-kanak dan dapat memburuk seiring bertambahnya usia atau perlahan-lahan menghilang.

Predisposisi terhadap kondisi medis lainnya - seperti penyakit tiroid - juga dapat menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata Anda.
 

lingkaran di bawah mata,lansia bahagia,usia lansia,alergi mata

ARTIKEL LAINNYA

Berkebun Yuk, Guna Usir Kejenuhan

'Apakah Boleh Kita Meminta dan Memilih Pulang?'

Mata Juga Perlu Dicek Secara Rutin

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026