Kacamata “Dobel”, Adakah untuk Lansia?


Istilah “kacamata dobel” bagi banyak orang biasanya berarti tidak identik lho untuk lansia. Namun, kacamata jenis itu memang ada bagi lansia.

2026-02-11T11:00

Istilah “kacamata dobel” bagi banyak orang biasanya berarti tidak identik lho untuk lansia. Namun, kacamata jenis itu memang ada bagi lansia.

Bahkan, itu justru direkomendasikan untuk para senior yang mengalami perubahan penglihatan karena faktur usia.

Bagi banyak orang “kacamata dobel” biasanya berarti kacamata yang punya dua fungsi dalam satu lensa – bisa melihat jauh dan dekat. Namun dalam optik modern, istilah tersebut biasanya mengacu pada lensa bifokal dan lensa progesif/multifolal, yang bukan benar-benar “dua kacamata dalam satu,” tapi fungsi penglihatannya dua dalam satu lensa.

1. Lensa Bifokal

Ada dua zona di dalamnya yaitu jauh dan dekat. Ada garis pembatas yang jelas. Dan harga yang cenderung lebih terjangkau.

Kacamata ini cocok untuk lansia yang baru pertama ingin menjajaki “multifungsi”. Juga, yang ingin mendapatkan harga lebih ringan.

2. Lensa Progesif/Multifokal

Tidak ada garis pembatas di dalamnya. Peralihannya untuk jauh dan dekat, lebih halus. Kacamata ini bisa juga untuk menengah seperti komputer dan tablet. 

Bagi lansia yang ingin tampil estetis bisa memakai kacamata satu ini. Begitu pula untuk yang sering pindah fokus dari jarak dekat ke yang lebih jauh. 

Seiring penuaan, banyak yang mengalami kesulitan membaca teks yang lebih kecil. Begitu pula dengan mata yang menjadi cepat lelah saat membaca atau fokus lebih dekat, Atau perubahan fokus dari dekat ke lebih jauh, dirasa makin sulit.

Dengan kacamata multifokal, jarak dekat akan diarahkan oleh lensa bagian bawah, sedangkan melihat lebih jauh akan “dipandu” oleh lensa bagian atas. 

Meski demikian, catatan untuk pemilihan tetap perlu diperhatikan. Perlu pemeriksaan mata dengan lebih lengkap (optik/optometris). Resep harus presisi dan bersabar sedikit saat adaptasi, bagi beberapa orang.
 

kacamata,penglihatan lansia,teknologi lansia,merawat lansia

ARTIKEL LAINNYA

Jepang Rekrut Atlet dan Binaragawan untuk Merawat Lansia

Semangka Juga Jadi "Penyelamat" Dehidrasi Tersembunyi pada Lansia

Umroh Ramah Lansia, Jadi Solusi Ibadah Tanpa Menunggu Lama

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026