Burung Bisa Bantu Lansia Lho


Merawat burung yang dipelihara di dalam sangkarnya ternyata ada lho manfaatnya yang lain. Selain membantu menjadi “terapi”’, menjadikan burung sebagai topik obrolan juga membantu lansia lebih mudah berinteraksi dengan sesama.

2026-01-27T09:45

Merawat burung yang dipelihara di dalam sangkarnya ternyata ada lho manfaatnya yang lain. Selain membantu menjadi “terapi”’, menjadikan burung sebagai topik obrolan juga membantu lansia lebih mudah berinteraksi dengan sesama.

“Burung membantu lansia” biasanya bukan membantu secara fisik, tapi membantu secara emosional, psikologis, dan sosial. Yang dimaksud adalah kehadiran burung (dipelihara atau liar) memberi efek positif bagi kesejahteraan lansia.

Apa saja sih “bantuannya”, berikut ini di antaranya”

Terapi Emosi Alami

Kicauan burung menenangkan pikiran lho. Juga nengurangi stres, gelisah, dan rasa sepi. Hal ini membantu lansia merasa tidak sendirian. Banyak lansia merasa lebih damai saat pagi hari mendengar burung berkicau.

Memicu Rutinitas Sehat

Burung membuat lansia punya tanggung jawab ringan, misalnya memberi makan, mengganti air, dan membersihkan sangkar ringan

Ini melatih lansia dalam hal konsistensi, rasa berguna, serta struktur harian (bangun pagi, aktif ringan, dan lain-lain).

Stimulasi Kognitif (Ingatan & Fokus)

Merawat burung bisa jadi membantu mengingat jenis burung, menghafal jadwal makan, dan mengamati perilaku burung. Sebaliknya, hal-hal seperti ini sangat baik untuk lansia dengan penurunan memori ringan.

Menumbuhkan Makna Hidup

Banyak lansia berkata “masih ada yang menunggu saya.” Perasaan dibutuhkan ini penting sekali untuk mencegah depresi maupun meningkatkan semangat hidup.

Sarana Sosialisasi

Burung sering jadi topik obrolan. Misalnya, “Burungnya apa, Pak?” atau “Kicaunya bagus ya.” Nah, hal ini membantu lansia lebih mudah berinteraksi dengan sesama lansia, caregiver, dan juga tamu / donaturnya.

Tapi perlu diperhatikan juga bahwa burung bukan untuk semua lansia. Hindari jika lansia alergi debu, mudah lelah, dan risiko jatuh saat membersihkan sangkar.

Untuk itu, solusi aman biasanya menggantung sangkar setinggi dada. Atau burung-burung yang dipelihara cukup burung ukuran kecil saja semisal kenari atau lovebird, Atau cukup mendengar burung liar di taman.

Jadi, burung juga membantu lansia dengan cara menenangkan hati, memberi tujuan kecil, dan membuka ruang interaksi.

===

Daftar ikut Pelatihan Caregiver 2026 di sini Bit.ly/DaftarKELASCG2026


 

merawat lansia,hobi lansia,lansia dan burung,lansia bahagia

ARTIKEL LAINNYA

Peran Keluarga dalam Mendampingi Lansia

Mengenal Perubahan Tubuh di Usia Emas Saat Berpuasa

Habis Lebaran, Yuk Gerak Lagi

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026