Horticultural Therapy: Manfaat Tambahan untuk Kognisi Lansia


Bagi keluarga atau caregiver, berkebun adalah salah satu cara terbaik untuk menemani lansia menjalani hari yang lebih sehat dan bermakna. Yang terpenting, kegiatan ini bisa dilakukan di mana saja, bahkan di dalam rumah atau balkon kecil.

2025-12-20T12:00

 

Selain menurunkan tekanan darah, berkebun terbukti meningkatkan fungsi kognitif. Menurut riset berjudul “Gardening as a Therapeutic Intervention in Dementia” yang dipublikasikan dalam Aging & Mental Health, aktivitas sensorik seperti menyentuh tanah, mencium aroma tanaman, dan melihat warna daun mampu menstimulasi memori serta memperlambat penurunan kognitif.

Saat ini di RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta, terapi semacam “horticultural therapy” juga sudah dilakukan. RSUP dr. Sardjito memiliki taman healing garden seluas 415,3 m² di area rumah sakit, lengkap dengan jalan kursi roda dan pojok TOGA (tanaman obat keluarga). Rumah sakit tersebut juga memiliki roof garden/terrace garden. Para pasien bisa melakukan aktivitas berjalan-jalan santai di areal taman tersebut untuk menenangkan diri.

Dalam Jurnal Ners 9(2):2160-2164, Maret 2025, disebutkan, terapi hortikultura juga dilakukan untuk mengurangi kesepian pada lansia di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Abiyoso Yogyakarta. Hasil pengukuran menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam tingkat kesepian para lansia. Sebelum terapi, 62,5% lansia mengalami kesepian berat, sedangkan setelah terapi, angka ini turun menjadi 25% lansia yang melaporkan kesepian berat. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi berkebun dapat memberikan manfaat dalam mengurangi rasa kesepian yang dialami oleh lansia.

Bagi Opa-Oma, terapi seperti ini bisa dilakukan dengan santai dan ringan di rumah, meski lahan yang ada terbatas. Berikut adalah panduan berkebun perlahan yang aman untuk lansia:

1. Durasi ideal: 15–20 menit, 3–5 kali per minggu.

2. Gunakan alat kecil dan ringan: Gunakan sekop mini, sprayer, dan pot kecil yang tidak memberatkan pergelangan tangan.

3. Posisi tubuh harus nyaman

  • Jika membungkuk sulit, gunakan raised planter box atau rak tanaman setinggi pinggang.

  • Untuk lansia dengan nyeri lutut, lakukan sambil duduk.

4. Hindari paparan matahari berlebihan: Jika di luar ruangan, cukup di pagi hari sebelum pukul 09.00.

5. Monitor tekanan darah: Bagi lansia dengan riwayat hipertensi, cek tekanan darah secara rutin, terutama sebelum dan sesudah aktivitas.

Bagi keluarga atau caregiver, berkebun adalah salah satu cara terbaik untuk menemani lansia menjalani hari yang lebih sehat dan bermakna. Yang terpenting, kegiatan ini bisa dilakukan di mana saja, bahkan di dalam rumah atau balkon kecil.

Geriatri,Lansia Indonesia,Geriatri Sehat,Menua Bahagia,Hobi berkebun

ARTIKEL LAINNYA

Jumaria, Lansia yang Jadi Ikon Haji 2026

Wisata Bareng Lansia, Siapkan 5 Hal ini

Awas, Jangan Sampai Caregiver Kecapekan

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026