
Di banyak kota, berkebun kembali menjadi hobi yang digemari lansia. Tidak hanya karena menyenangkan, tetapi juga karena aktivitas sederhana seperti memindahkan tanah, menyiram tanaman, atau merawat pot kecil dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan fisik dan mental.
Dalam ilmu kesehatan lansia, aktivitas ini dikenal sebagai horticultural therapy—pendekatan menggunakan tanaman dan kegiatan berkebun untuk mendorong relaksasi, stabilitas emosi, dan kesehatan tubuh. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa berkebun perlahan selama 15–20 menit dapat membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan fokus, dan membuat lansia merasa lebih tenang.
Mengapa Berkebun Efektif untuk Menurunkan Tekanan Darah?
1. Aktivitas fisik ringan yang stabil dan aman
Gerakan kecil seperti mencabut rumput, menyiram, atau mengatur pot memberi stimulasi fisik tanpa membebani sendi. Aktivitas ritmis ini meningkatkan sirkulasi darah dan membantu menurunkan tekanan darah sistolik.
Menurut studi yang diterbitkan di Journal of Health Psychology, sesi berkebun ringan selama 20 menit dapat menurunkan respons stres fisiologis sehingga tekanan darah turun secara signifikan.
2. Memicu relaksasi alami
Interaksi dengan tanaman meningkatkan aktivitas sistem saraf parasimpatis—bagian tubuh yang mengatur rasa tenang. Penelitian di Preventive Medicine Reports menunjukkan bahwa kegiatan nature-based activities seperti berkebun dapat mengurangi kecemasan dan menurunkan aktivitas hormon stres kortisol.
Kadar kortisol yang lebih rendah berkorelasi langsung dengan tekanan darah yang lebih stabil.
3. Memberikan rasa kontrol & tujuan hidup
Bagi banyak lansia, merawat tanaman memberi sensasi “memelihara sesuatu”, yang sangat penting untuk kesejahteraan emosional di usia lanjut. Perasaan positif ini berdampak pada kesehatan kardiovaskular.
Berkebun Bisa Dilakukan di Ruang Kecil: Indoor dan Balkon
Tidak semua lansia punya halaman luas. Namun horticultural therapy justru bersifat adaptif—bisa dilakukan di berbagai kondisi.
1. Berkebun indoor di dalam rumah
Cocok untuk lansia dengan mobilitas terbatas. Tanaman yang bisa dirawat indoor:
sirih gading
monstera kecil
lidah mertua
tanaman herbal (mint, basil, daun bawang)
Pot kecil bisa diletakkan di meja dekat jendela. Cukup 5–10 menit sehari untuk menyiram atau membersihkan daun.
2. Balkon kecil atau teras rumah
Area 1–2 meter saja sudah cukup untuk rak tanaman. Lansia bisa duduk sambil merapikan media tanam, memindahkan bibit, atau memberi pupuk cair.
3. Mini garden di jendela dapur
Cocok untuk lansia yang senang memasak. Menanam cabai, serai, atau daun mint membuat kegiatan dapur lebih menyenangkan dan fungsional.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri