
5. Etika
Judul:
Artikel:
Membantu orang tua atau lansia adalah wujud kasih sayang. Namun, cara kita memberi bantuan seringkali menentukan apakah mereka merasa dihargai atau justru dianggap tidak mampu. Bagi sebagian lansia, kemandirian adalah harga diri. Maka, etika dalam membantu menjadi sangat penting agar mereka tetap merasa bermartabat.
Menurut psikolog geriatri Prof. Dr. Lilik Setyowati (UI, 2021), lansia sering kali mengalami penurunan fungsi tubuh, tetapi masih ingin mandiri. “Jika bantuan diberikan tanpa sensitivitas, mereka bisa merasa diremehkan atau kehilangan kendali atas hidupnya,” jelasnya.
Tawarkan, jangan memaksa
Alih-alih langsung mengambil alih, tanyakan: “Mau saya bantu, Pak/Bu?”
Biarkan mereka tetap berperan
Misalnya saat berjalan, pegang lengan tapi biarkan langkah mereka tetap memimpin.
Hormati pilihan mereka
Jika mereka menolak bantuan, jangan tersinggung. Itu tanda mereka ingin berusaha sendiri.
Gunakan bahasa positif
Hindari kalimat seperti “Bapak nggak bisa kan?”, ganti dengan “Bapak mau saya temani?”.
Fokus pada pemberdayaan
Arahkan bantuan agar mereka tetap bisa beraktivitas, bukan membuat semakin bergantung.
Lansia merasa dihargai & tetap mandiri.
Hubungan emosional dengan keluarga lebih hangat.
Kesehatan mental lansia terjaga, risiko depresi berkurang.
Lansia lebih percaya diri untuk bersosialisasi.
Membantu lansia bukan sekadar soal fisik, tapi juga menjaga harga diri dan martabat mereka. Dengan sikap penuh empati, kita bisa mendukung mereka tetap merasa berdaya, bukan sekadar bergantung.
Geriatri.ID

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +6281118379-101
DM Instagram : id_geriatri