Manfaat Jalan Kaki Ringan Sebelum dan Sesudah Acara bagi Lansia


Aktivitas sederhana seperti jalan kaki ringan sebelum dan sesudah acara justru bisa memberi banyak manfaat kesehatan.

2025-10-02T10:53

Bagi lansia, menghadiri acara besar sering kali identik dengan duduk lama, berbincang, dan menikmati hidangan. Namun, aktivitas sederhana seperti jalan kaki ringan sebelum dan sesudah acara justru bisa memberi banyak manfaat kesehatan.

Mengapa Jalan Kaki Penting untuk Lansia?

Menurut dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK, dokter spesialis gizi klinik dari RSCM, aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki membantu menjaga metabolisme tubuh tetap aktif. “Bagi lansia, bergerak secara rutin sangat penting untuk mencegah kekakuan sendi, menjaga sirkulasi darah, dan meningkatkan energi,” katanya dalam wawancara dengan Kompas Health (2023).

Jalan kaki selama 10–15 menit saja sudah cukup memberikan efek positif, asalkan dilakukan dengan ritme santai dan aman.

Manfaat Jalan Kaki Sebelum Acara:

  • Melancarkan peredaran darah → tubuh lebih siap menghadapi aktivitas sosial.

  • Mengurangi kaku otot & sendi setelah duduk lama sebelumnya.

  • Meningkatkan mood lewat pelepasan endorfin alami.

Manfaat Jalan Kaki Sesudah Acara

  • Membantu pencernaan setelah makan besar.

  • Membuat tidur lebih nyenyak di malam hari.

  • Menstabilkan kadar gula darah & tekanan darah.

Tips Aman Jalan Kaki untuk Lansia

Psikolog kesehatan sekaligus praktisi geriatri, dr. Andri Sp.PD-KGer, dalam SehatQ (2022) menyarankan beberapa hal:

  1. Pilih area jalan yang datar & aman, hindari permukaan licin.

  2. Gunakan alas kaki nyaman & tidak licin.

  3. Jangan terburu-buru, jalanlah dengan ritme santai.

  4. Bila memungkinkan, ditemani keluarga agar lebih aman.
     

Acara besar akan terasa lebih sehat dan berkesan bila lansia tidak hanya duduk sepanjang waktu. Dengan jalan kaki ringan sebelum dan sesudah acara, tubuh tetap bugar, peredaran darah lancar, dan suasana hati pun lebih gembira.

Geriatri,Lansia Indonesia,Geriatri Sehat,Menua Bahagia,Kopdar LOL

ARTIKEL LAINNYA

Kapan Lansia Perlu Tes Kepadatan Tulang? Kenali Pemeriksaan DEXA

dr. Ivanna: Merawat Lansia bukan Pekerjaan yang Selalu Mudah

Pacaran Zaman Dulu dan Sekarang, Apa Bedanya?

“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026