
Musik bukan sekadar hiburan — bagi lansia, musik dapat menjadi pemicu kenangan indah, sumber semangat, dan alat pengatur suasana hati. Dikutip dari laman ANTARA, Psikolog klinis dari Universitas Airlangga, Ratih Megasari, M.Psi., mengatakan, musik mampu merangsang bagian otak yang terkait dengan emosi dan memori.
“Mendengarkan lagu-lagu yang familiar bagi lansia bisa membangkitkan semangat, mengurangi stres, dan bahkan membantu meningkatkan fungsi kognitif,” ujarnya.
Dalam sebuah acara besar bagi lansia, dengan musik yang tepat, acara besar bukan hanya meriah, tetapi juga menjadi pengalaman emosional yang hangat bagi para lansia.
Manfaat musik untuk lansia di acara besar:
Membangkitkan kenangan positif – Lagu-lagu lama sering membawa lansia bernostalgia dengan masa muda.
Meningkatkan interaksi sosial – Musik mendorong lansia ikut bernyanyi atau bergerak bersama.
Mengurangi stres – Musik dengan tempo lembut menenangkan pikiran di tengah keramaian.
Tips mengatur musik di acara yang ramah lansia:
Sertakan playlist lagu-lagu era mereka.
Jaga volume agar tidak terlalu keras.
Sisipkan sesi musik live atau karaoke santai.
“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”
Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.
Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri