Kok, Lansia Bau Badan? Ini Masalah dan Solusinya


Berita Lansia - Bau badan bisa dialami siapa saja. Termasuk lansia. Apa penyebab dan bagaimana mengatasinya?

2020-02-07 13:47:29

Geriatri.id - Tahukah bahwa bau tubuh Anda bisa berubah di sepanjang hidup Anda. Coba bayangkan, wangi tubuh bayi baru lahir yang beraroma segar dan berbeda.

Sekarang, bayangkan seorang anak remaja. Mereka juga memiliki aroma berbeda yang sangat berbeda dari bayi.

Begitu pun, orang lanjut usia (lansia) tidak berbeda. Banyak yang menggambarkan aroma mereka 'asem" dan 'apek'.

Seperti dikutip healthline.com, sebuah studi tahun 2012 menyebutkan, kebanyakan orang tak keberatan dengan aroma bau ini.

Penulis penelitian meyakini, orang cenderung menemukan aroma yang lebih tidak menyenangkan ketika mereka tahu itu berasal dari lansia.

Lalu, apa yang menyebabkan bau badan berubah seiring bertambahnya usia, dan mengapa itu terjadi?

Perlu kita tahu, bahan kimia terurai seiring bertambahnya usia. Perubahan yang berkaitan dengan usia dalam bau badan kemungkinan tidak ada hubungannya dengan kebersihan pribadi.

Sebaliknya, para ahli berpendapat itu adalah hasil dari senyawa bau dan bakteri yang berinteraksi pada kulit. Senyawa utama yang berperan disebut 2-nonenal.

Ketika bahan kimia tertentu rusak dalam tubuh seiring bertambahnya usia, 2-nonenal adalah salah satu produk sampingannya.

Rincian asam lemak tak jenuh omega-7 mungkin merupakan sumber 2-nonenal terbesar.

Para ahli hanya mendeteksi 2-nonenal pada orang di atas usia 40 tahun. Rupanya meningkat dengan bertambahnya usia.

Sementara faktor lingkungan dan gaya hidup juga dapat memengaruhi bau tubuh.

Perlu diingat bahwa para ahli masih berusaha untuk sepenuhnya memahami bagaimana bau badan berubah dengan bertambahnya usia.

Mungkin saja akibat interaksi antara sekresi kelenjar kulit dan bakteri yang hidup di kulit.


Jenis bakteri yang hidup di kulit Anda berbeda dalam berbagai tahap kehidupan. Demikian juga, bahan kimia dan senyawa dalam tubuh dapat berubah seiring waktu juga.

Berita Lansia:

LANSIA ONLINE, Kelas Kesehatan dari Rumah

Bila Lansia Sakit, Begini Cara Tepat Merawatnya

3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan

Sementara 2-nonenal kemungkinan bertanggung jawab atas bagaimana bau badan berubah seiring bertambahnya usia, masih belum jelas mengapa perubahan ini terjadi.

Ingat, bukan hanya orang dewasa yang memiliki bau yang berbeda. Bayi, remaja, dewasa muda, dan usia paruh baya masing-masing cenderung memiliki bau tubuh yang sedikit berbeda.

Para ahli percaya aroma khusus ini membantu menjaga spesies manusia tetap hidup dan sehat.

Misalnya, bau bayi segar itu mungkin lebih menarik bagi ibu, yang membantu ikatan. Pada orang dewasa, bau badan dapat membantu menandakan kesuburan atau kesehatan seseorang.

Perubahan bau badan sangat normal

Sejak penemuan 2-noneal, beberapa perusahaan telah mulai mengembangkan produk perawatan pribadi yang dirancang untuk mengatasi aroma orang tua, terutama di Jepang.

Ada bukti bahwa orang pada umumnya tidak keberatan dengan bau yang terkait dengan orang tua.

Faktanya, studi 2012 menemukan bahwa partisipan menilai bau individu yang lebih tua kurang menyenangkan dan kurang intens dibandingkan dengan bau beberapa kelompok yang lebih muda.

Untuk penelitian ini, 44 pria dan wanita dibagi menjadi tiga kategori umur yang berbeda: 20-30 tahun, 45- 55 tahun, dan 75-90 tahun.

Mereka diminta untuk tidur dengan kemeja yang dilengkapi dengan bantalan ketiak yang dapat menyerap bau selama lima hari berturut-turut. .

Peserta juga diminta untuk menghindari makanan yang dapat mengganggu bau alami urin mereka saat tes. Ini termasuk makanan yang mengandung banyak rempah.


Pada hari terakhir, bantalan ketiak dikumpulkan dan dipotong menjadi empat. Masing-masing bagian ditempatkan dalam tabung kaca. Penulis penelitian meminta individu untuk mencium botol dan menebak usia dan jenis kelamin orang tersebut.

Para penguji kesulitan mendeteksi perbedaan aroma antara orang muda dan setengah baya - baunya terlalu mirip.

Hasil menunjukkan bahwa orang yang lebih tua memiliki aroma yang sangat berbeda, tetapi tidak selalu tidak menyenangkan.

Yang jelas, bau tubuh berubah secara alami seiring bertambahnya usia. Untuk orang tua, perubahan bau ini kemungkinan disebabkan oleh peningkatan kadar senyawa yang disebut 2-nonenal.***

Hilman/Ilustrasi: pixabay

Video Lansia:

lansia,bau badan lansia,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,berita lansia,merawat lansia,geriatri

ARTIKEL LAINNYA

Cara Mengukur Kebutuhan Porsi Makan Lansia

Memahami Hipertensi (12): Relaksasi Nafas dan Otot serta Pikiran untuk Turunkan Tensi

China hingga Indonesia Berlomba Bangun Sistem Ramah Lansia

“Pada 2025, jumlah lansia diperkirakan mencapai sekitar 33,9 juta jiwa, setara lebih dari 11,8–12 % dari total populasi, menempatkan Indonesia secara resmi dalam era populasi menua.”

Geriatri.ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026