Hindari Risiko Jatuh pada Lansia dengan Melatih Keseimbangan


Berita Lansia - World Health Organisation (WHO) mencatat terjatuh karena kehilangan keseimbangan menjadi penyebab kematian terbesar kedua di dunia.

2020-02-05 10:03:17

Geriatri.id - World Health Organisation (WHO) mencatat terjatuh karena kehilangan keseimbangan menjadi penyebab kecelakaan atau kematian terbesar kedua di dunia. Kecelakaan seperti ini menyumbang 646 ribu kematian setiap tahunnya. 

Sementara 37,3 juta kasus lain karena kecelakaan yang sama menyebabkan pasien mendapatkan perawatan medis. Umumnya kecelakaan ini melibatkan orang berusia di atas 65 tahun atau lanjut usia (lansia).

Fakta ini menunjukkan lansia perlu melakukan olahraga secara rutin karena dengan bertambahnya usia, keseimbangan seseorang akan menurun.

Olahraga rutin dapat meningkatkan kekuatan dan keseimbangan sehingga meminimalisir jatuh yang berpotensi menyebabkan kematian.

Dilansir Asia One, riset yang dilakukan University of British Columbia (UBC) dan Falls Prevention Clinic di Vancouver General Hospital, Kanada, menunjukkan olahraga dapat menekan potensi kecelakaan karena terjatuh sebesar 36 persen.

Berita Lansia:

LANSIA ONLINE, Kelas Kesehatan dari Rumah

Bila Lansia Sakit, Begini Cara Tepat Merawatnya

3 Kunci Sukses Agar Lansia Sehat, Apa Saja?

Menjadi Lansia Sehat dan Bahagia Tanpa Kerentaan

Praktisi olahraga Geoffrey Bland mengatakan pentingnya lansia melakukan aktivitas fisik untuk menjaga kekuatan dan kemampuan keseimbanga.

Salah satu cara untuk mendorongnya adalah dengan mengajak mereka ke pusat kebugaran atau gym.

“Selain melatih kekuatan dan keseimbangan, mengajak lansia berlatih di gym juga bisa mengurangi stres dan kegelisahan yang mereka alami,” ujar Bland.

Bland menyarankan lansia berolahrga dengan peralatan sederhana tiga kali sepekan. Dia menyebut salah satu peralatan sederhana itu barbel dengan bobot yang sesuai kemampuan.

Tak hanya di gym, lansia juga dapat melakukan aktivitas fisik di rumah. Latihan sederhana yang dapat dilakukan di rumah misalnya sit-stand dan melompat.  Kwok. 

Menurut Direktur Jockey Club Centre for Osteoporosis Care and Control Chinese University of Hong Kong (CUHK), Timothy Kwok Chi-yui sit-stand dapat membantu memperkuat otot paha depan,  sedangkan melompat untuk otot betis.

Untuk melatih keseimbangan lansia, dia menyarankan berlatih berdiri dengan satu kaki. Latihan sederhana ini bisa dilakukan sambil menonton televisi.*** (rif)

*Ilustrasi olahraga (Pxhere)

Video Lansia:

penyebab jatuh,WHO,penyebab kematian,keseimbangan,lansia,geriatri,risiko jatuh,lansia sehat,lansia bahagia,lansia online,merawat lansia,berita lansia

ARTIKEL LAINNYA

Yuk, Tetap Sehat dan Bijak Bermedia Sosial di Era Digital

Besok, Jangan lewatkan Kelas LOL bersama Ahli!

Cara Sederhana Membuat Bolu Kukus Pandan, Bisa Dilakukan Lansia

“Pada 2026, jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai sekitar 34 juta jiwa, atau 11,97% dari total populasi. Angka ini menegaskan bahwa Indonesia telah berada dalam fase ageing population atau populasi menua.”

Geriatri-ID

Geriatri-ID adalah wahana digital yang menyajikan informasi dan edukasi terpercaya mengenai gaya hidup senior, 50 hingga 100 tahun.

HUBUNGI KAMI :

Email : geriatri.co.id@gmail.com
Whatsapp : +628111379101
DM Instagram : id_geriatri

Logo Geriatri Monochrome

Dikelola oleh PT Seratus Satu Media - Produksi 2026